Minggu, Agustus 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

ITB Kembangkan Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan

redaksi
20 Juni 2021
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Pengelolaan Limbah Abu Batubara

Ilustrasi batubara. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Penggunaan batubara menimbulkan pro dan kontra di kalangan pelaku industri dan aktivis lingkungan. Saat ini Institut Teknologi Bandung (ITB) sedang mengembangkan teknologi pemanfaatan batubara yang ramah lingkungan, antara lain, melalui sejumlah penelitian.

Seperti dilansir Itb.ac.id, Guru Besar Teknik Kimia ITB Prof. Dwi Wahyu Sasongko menjelaskan beberapa hal tentang teknologi pemrosesan batubara ramah lingkungan.

Hal ini disampaikan Prof Wahyu dalam kegiatan 80 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia, Program Studi Teknik Kimia ITB, ke-4 dengan judul “Industri Kimia Berbasis Mineral dan Batubara”. Webinar ini diselenggarakan pada Sabtu (12/6).

Prof Wahyu mengatakan, penggunaan batubara memang membawa keuntungan beserta kerugian. Jika dilihat dari segi keuntungan, batubara dapat memasok listrik secara konstan, biaya kapital rendah, dan harganya yang relatif murah.

Kerugiannya bisa menyebabkan emisi gas rumah kaca dan kerusakan ekosistem di sekitar tambang.
Batubara adalah endapan senyawa organik karbon yang terbentuk secara alamiah dari sisa tumbuh-tumbuhan. Pembentukan batubara pertama terjadi sekitar 360-290 juta tahun lalu.

Menurut Wahyu, pada dasarnya pemanfaatan batubara dilakukan melalui beberapa proses, yakni gasifikasi, karbonisasi/pirolisis, likuifaksi, dan pembakaran.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BatubaraITBPolusiRamah Lingkungan
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Laut Lepas Sebagai Landasan Kehidupan Planet Ini

Next Post

Banjir Melanda Buton Utara, Longsor di Magelang

Postingan Terkait

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

2 Agustus 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

2 Agustus 2026

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Next Post
Banjir Melanda Buton Utara, Longsor di Magelang

Banjir Melanda Buton Utara, Longsor di Magelang

Komentar tentang post

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

NASA Earth Observatory’s: Biparjoy Mendarat Sebagai Badai Siklon Sangat Parah

UNG Mulai Terapkan Sistem Informasi Kepakaran

38 Kelompok Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Sebesar Rp 560 Juta

Bakamla Berpartisipasi dalam Pameran INAMARINE 2019

Setahun Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal, Ilmuwan Belum Ada Jawaban

AIS Berbeda dengan VMS

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.