Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pelaku Bom Ikan yang Ditangkap di Teluk Tomini Masih Anak-anak

redaksi
9 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Libatkan Masyarakat untuk Pantau Destructive Fishing

Terumbu karang yang rusak akibat penggunaan bahan peledak rakitan, bom ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Masa pandemi Covid-19, pelaku bom ikan yang tertangkap di Teluk Tomini masih belum dewasa.

Seperti di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, tiga pelaku yang diduga melakukan pengeboman ikan ditangkap Kamis (5/8). Dari tiga pelaku, dua orang masih anak-anak.

Penangkapan ini dalam operasi bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tojo Una-Una, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dan Pengawas Perikanan Wilayah Kerja SDKP Tojo Una-Una.

Hasil pemeriksaan, para pelaku masih satu keluarga, yaitu ayah dan anak, R (41 tahun), A (15 tahun) dan A (12 tahun).

Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Halid K. Jusuf, mengatakan, para pelaku yang masih satu keluarga, yaitu ayah dan anak ini, sangat memprihatinkan. Sebab praktik penangkapan ikan dengan cara yang merusak diturunkan kepada anak-anaknya.

Tahun lalu, pada April 2020, pengebom ikan yang juga masih anak-anak ditangkap TNI Angkatan Laut Tojo Una-Una. Kasus pengeboman ikan ini kemudian diserahkan kepada PSDKP KKP.

Dalam kasus ini terdapat tiga orang tersangka, yang diamankan bersama dengan dua motor tempel dan barang bukti yang digunakan untuk melakukan pengeboman ikan.

Dari tiga orang yang diduga melakukan pengeboman ikan Teluk Tomini, terdapat 2 orang masih dibawah umur.

Tags: Bom Ikankerugian kerusakan terumbu karangKKPSulawesi Tengahteluk tominiTerumbu KarangTojo Una-Una
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pelaku Bom Ikan Ditangkap di Tojo Una-Una, Teluk Tomini

Next Post

Bom dan Racun Ikan di Togean

Postingan Terkait

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

20 Oktober 2026
Penangkapan Tidak Berkelanjutan, 10 Tahun Lagi Ikan Nike Menghilang di Perairan Gorontalo

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

20 Oktober 2026

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Next Post
Bom Ikan di Togean, Balai dan Polres Tojo Una-una Patroli Gabungan

Bom dan Racun Ikan di Togean

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis di Selatan Yogyakarta Akan Berkembang Menjadi Siklon Tropis

Sosiolog UNG: Perjalanan Demokrasi di Gorontalo Belum Menyejahterakan Masyarakat

Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Pertama di UMRAH, Dr Agung Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Bioremediasi

Hujan Lebat dan Suhu Panas Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Indonesia

Mengapa Bali Masih Menjadi Salah Satu Tempat Wisata Terpopuler di Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.