Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kisah Komet ISON yang Hancur Berkeping-keping dan Meredup

redaksi
11 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Kisah Komet ISON yang Hancur Berkeping-keping dan Meredup

Komet ISON ini diambil dengan teleskop nasional TRAPPIST di Observatorium La Silla ESO pada 15 November 2013. FOTO: TRAPPIST/E. Jehin/ESO/SPACE.COM

Darilaut – Hanya setahun lebih setelah ditemukan, Komet ISON hancur berkeping-keping dan meredup. Inilah komet yang banyak membingungkan para astronom.

Pada akhir September 2012, Komet ISON berada yang berada sekitar 625 juta mil (1 miliar km) dari Bumi di konstelasi Cancer, saat pertama kali ditemukan astronom.

Namun sebelum pada posisi terdekat dengan matahari, pada 28 November 2013, Komet ISON mengalami peristiwa pemanasan besar dan hancur berkeping-keping.

Apa yang tersisa dari Komet ISON tampak bersinar dan menyebar, lalu memudar. Peristiwa komet mendekati matahari dan menghilang sebelumnya pernah dialami Komet Lovejoy dan Elenin, pada 2012.

Menurut Solarsystem.nasa.gov sebanyak 12 pesawat ruang angkasa NASA dan Stasiun Luar Angkasa Internasional mengamati dan mendeteksi Komet ISON pada perjalanan terakhir dari Awan Oort ke korona matahari.

ISON atau C/2012 S1 adalah pengamatan komet yang paling terkoordinasi dalam sejarah. Selama setahun, lebih dari selusin pesawat ruang angkasa dan banyak pengamat berbasis darat mengumpulkan apa yang diyakini sebagai kumpulan data komet tunggal terbesar dalam sejarah saat ISON menghilang saat mendekati Matahari.

Komet ISON muncul dan mengarah ke atas dengan posisi menjauhi matahari. ISON tidak terlihat selama posisi terdekatnya dengan Matahari.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: AstronomiFenomena LangitKometKomet ISONNASA
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

COREMAP-CTI, Menyelaraskan Pelestarian Terumbu Karang dan Penghidupan Masyarakat

Next Post

Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Prof Suharsono Optimis Terumbu Karang Indonesia Tumbuh dengan Baik

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Peta Interaktif Hutan Mangrove Dunia

Pelaksanaan Ujian Pendidikan Profesi Guru di UNG Berjalan Lancar

Memotret Sunset di Teluk Tomini

Jelang 40 Hari Pilkada, Apa yang Harus Disiapkan?

Silaturahim Rektor UMRAH, Danlantamal IV Dorong Dosen dan Mahasiswa Aktif Menulis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.