Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

76.000 Sertifikat Ekspor Perikanan Diterbitkan Tiap Tahun

redaksi
12 September 2018
Kategori : Berita
0
76.000 Sertifikat Ekspor Perikanan Diterbitkan Tiap Tahun

FOTO: DARILAUT.ID

Semarang – Untuk meningkatkan ekspor hasil perikanan, setiap tahun diterbitkan sebanyak 76.000 sertifikat. “Kami setiap tahun menerbitkan 76.000 sertifikat guna memudahkan para supplier melakukan aktivitas ekspor perikanan,” kata Kepala Pusat Pengembangan Mutu, Badan Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu (BKIPM) Widodo Sumiyanto Senin (10/9).

Widodo mengatakan, jaminan mutu internasional mutlak dilakukan untuk menjaga kualitas hasil perikanan. Peningkatan mutu kualitas produk perikanan menjadi sasaran utama dalam kegiatan ekspor maupun impor.

Menurut Widodo, puluhan ribu sertifikat diberikan dengan item berbeda. Dari 2.600 produk perikanan yang dimiliki sebanyak 1.112 unit pengolahan ikan (UPI) bersertifikat.

Dengan adanya sertifikat tersebut, supplier bisa mendapatkan izin melakukan aktivitas pengiriman ikan ke 122 negara tujuan. Dan untuk mendapatkannya, dibutuhkan kelengkapan dokumen.

“Seiring dengan pengetatan aturan yang ditetapkan oleh BKIPM, ekspor perikanan mengalami tren positif,” ujar Widodo.

Saat ini, Amerika Serikat dan Tiongkok, masih menjadi pasar terbesar ikan nasional. Kedua negara tersebut berkontribusi masing-masing sebanyak 30 persen dan 12 persen. Kemudian diikuti Jepang dan beberapa negara lain dari Eropa.

Kepala Balai KIPM Semarang, Gatot Perdana mengatakan sertifikasi dapat meningkatkan kepercayaan konsumen luar negeri terhadap produk ikan asli nusantara. Dengan adanya sertifikat ini, eskpor perikanan secara nasional mampu terdongkrak.

“BKIPM Semarang juga telah melakukan pendampingan kepada supplier untuk menjaga kualitas produk perikanan yang akan diekspor,” katanya.*

Tags: BKIPMEkspor ikan
Bagikan7Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penyebab Mamalia Laut Terdampar

Next Post

30 Persen Bahan Baku Ikan Indonesia Diekspor ke Amerika

Postingan Terkait

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026
Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

17 April 2026

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

Next Post
30 Persen Bahan Baku Ikan Indonesia Diekspor ke Amerika

30 Persen Bahan Baku Ikan Indonesia Diekspor ke Amerika

Komentar tentang post

TERBARU

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir di Kota Gorontalo Meluas

Topan Yagi Bergerak Lambat di Laut Cina Selatan

Korban Tewas Topan Yagi di Vietnam Bertambah Menjadi 127 Orang, 54 Hilang

Melihat Pasokan Kepiting-Rajungan Dunia

Berlayar Tanpa Mengibarkan Bendera Kapal Ikan Jepang Diberi Peringatan

KM Ilham Alami Gangguan Sistem Penggerak, Penumpang Dievakuasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.