Rabu, Juli 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ubur-ubur Langka Terekam di Perairan Papua New Guinea

redaksi
8 Agustus 2022
Kategori : Berita
0
Ubur-ubur Langka Terekam di Perairan Papua New Guinea

Ubur-ubur langka yang terlihat dan difilmkan penyelam scuba di perairan Papua New Guinea. GAMBAR: SCUBA VENTURES/ABC.NET.AU

Darilaut – Ubur-ubur langka terekam kamera video oleh penyelam scuba di perairan Papua New Guinea. Bisa jadi ubur-ubur yang difilmkan tersebut merupakan spesies baru.

Mengutip ABC Rabu (3/8) ketika penyelam scuba Dorian Borcherds menyalakan kamera videonya, menjadi terpaku oleh massa tembus pandang raksasa yang terombang-ambing di sampingnya.

Apa yang terekam dalam video di perairan Papua New Guinea membuat ahli biologi kelautan bersemangat.

Ubur-ubur itu diyakini sebagai salah satu spesies yang secara resmi terlihat hanya sekali di lepas pantai Far North Queensland — seperempat abad yang lalu — tetapi juga bisa menjadi spesies baru.

Borcherds, pemilik perusahaan selam yang berbasis di Kavieng, sedang menyelam dengan seorang pelanggan pada bulan Desember ketika melihat makhluk aneh itu dan menyiarkan di media sosial.

“Melihat ubur-ubur jenis baru saat menyelam hari ini. Ini memiliki tanda yang keren dan sedikit lebih besar dari soccer ball dan berenang cukup cepat,” tulisnya saat itu.

Masih bingung, Borcherds meminta bantuan putrinya di Afrika Selatan.

“Saya pikir itu menarik karena saya belum pernah melihat salah satu dari ini sebelumnya, jadi saya mengirim ke putri saya yang mengunduh aplikasi ubur-ubur,” katanya.

Namun, ubur-ubur (jellyfish) itu tidak dapat diidentifikasi. Jadi rekaman video terseut diunggah ke aplikasi dan dalam waktu setengah jam ahli ubur-ubur yang sangat bersemangat menelepon dari Tasmania.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Great Barrier ReefJellyfishPapua New GuineaUbur-ubur
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

PT Pelni Diharapkan Tidak Bergantung pada Subsidi Pemerintah

Next Post

Ini Spesies Ikonik di Cagar Biosfer Baa Atol Maldives

Postingan Terkait

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

22 Juli 2026
Transplantasi karang

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

22 Juli 2026

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Ini Spesies Ikonik di Cagar Biosfer Baa Atol Maldives

Ini Spesies Ikonik di Cagar Biosfer Baa Atol Maldives

Komentar tentang post

TERBARU

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

AmsiNews

REKOMENDASI

Mengapa Gempa Dahsyat Terjadi di Sarangani, Phivolcs: Ada Palung Cotabato dan Patahan Lokal

Topan Wutip Mendarat di Semenanjung Leizhou Provinsi Guangdong

1 Miliar Ton Makanan Terbuang Sia-sia

Bagaimana Jarak Bumi dan Bulan Tahun 2024? Ini Penjelasan BMKG

Kapal MV Nur Allya Tenggelam di Kedalamam 843 Meter

Banjir Pasang Air Laut Melanda Kabupaten Tegal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.