Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Rekaman NASA Saat Topan Mocha Menghantam Myanmar

redaksi
16 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Rekaman NASA Saat Topan Mocha Menghantam Myanmar

Siklon Tropis (Topan) Mocha melalui citra NASA Earth Observatory oleh Wanmei Liang dengan menggunakan data MODIS dari NASA EOSDIS LANCE dan GIBS/Worldview. FOTO: NASA Earth Observatory

Darilaut – Badai siklon super (Super Cyclonic Storm) Mocha menyebabkan kerusakan di Myanmar dan perbatasan Bangladesh.

Puluhan ribu warga mengungsi dan mencari tempat perlindungan yang kokoh menjelang Topan Mocha mendarat di Myanmar.

Saat Topan Mocha mendekati Myanmar pada 14 Mei 2023, gemuruh angin menderu dengan kecepatan 175 mil (280 kilometer) per jam. Dengan kondisi ini, Mocha menjadi badai kategori 5.

Meskipun badai sedikit melemah selama jam-jam terakhir sebelum mendarat, Mocha masih membawa angin berbahaya, hujan deras, dan gelombang badai di utara Sittwe, Myanmar.

NASA Earth Observatory mencatat Spektroradiometer Pencitraan Resolusi Sedang (MODIS) pada satelit Aqua NASA dan menangkap gambar warna alami topan ini pada pukul 07.15 Universal Time atau 13.45 waktu setempat pada 14 Mei 2023, saat badai mendekati pendaratan.

Citra NASA Earth Observatory oleh Wanmei Liang dengan menggunakan data MODIS dari NASA EOSDIS LANCE dan GIBS/Worldview.

Badai Mocha mengalami periode intensifikasi yang cepat pada tanggal 14 Mei saat melintasi air hangat di Teluk Benggala dan sedikit pergeseran angin vertikal — faktor yang dapat memperkuat siklon tropis.

Pada puncaknya, angin kencang Mocha yang setara dengan Topan Fani sebagai yang terkuat dalam catatan di cekungan Samudra Hindia Utara, menurut Jeff Masters dengan Yale Climate Connections.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BangladeshJTWCMyanmarNASANASA Earth ObservatoryOCHASiklon TropisTeluk BenggalaTopan Mocha
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kerusakan Akibat Topan Mocha Meluas

Next Post

Universitas Negeri Gorontalo Ikut Berkontribusi Untuk Layanan Identitas Kependudukan Digital

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
Universitas Negeri Gorontalo Ikut Berkontribusi Untuk Layanan Identitas Kependudukan Digital

Universitas Negeri Gorontalo Ikut Berkontribusi Untuk Layanan Identitas Kependudukan Digital

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Program SMART-Fish Beri Keuntungan Bagi Pembudidaya Ikan

Masih Banyak Laporan Pungli Izin Usaha Perikanan Tangkap

Tahun 2025 Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 15,39 Juta

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Topan Toraji Bergerak di Laut Cina Selatan

UNEP Mencari Kaum Muda yang Dapat Mengatasi Krisis Tiga Planet

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.