Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lebah Menghadapi Kepunahan Global

redaksi
20 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Lebah Menghadapi Kepunahan Global

Lebah. FOTO: FAO

Darilaut – Hampir 35 persen penyerbuk invertebrata, terutama lebah, kupu-kupu, dan sekitar 17 persen penyerbuk vertebrata, seperti kelelawar, menghadapi kepunahan secara global.

Tingkat kepunahan spesies saat ini adalah 100 hingga 1.000 kali lebih tinggi dari biasanya. Ini karena dampak dan ulah manusia.

Jika tren ini berlanjut, tanaman bergizi, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan banyak tanaman sayuran akan semakin tergantikan oleh tanaman pokok seperti beras, jagung, dan kentang, yang pada akhirnya menghasilkan pola makan yang tidak seimbang.

Praktik pertanian intensif, perubahan penggunaan lahan, penanaman tunggal, pestisida, dan suhu yang lebih tinggi terkait dengan perubahan iklim semuanya menimbulkan masalah bagi populasi lebah dan, selanjutnya, kualitas makanan yang kita tanam.

Menyadari dimensi krisis penyerbukan dan kaitannya dengan keanekaragaman hayati dan mata pencaharian manusia, Konvensi Keanekaragaman Hayati telah menjadikan konservasi dan pemanfaatan penyerbuk secara berkelanjutan sebagai prioritas.

Pada tahun 2000, International Pollinator Initiative (IPI) didirikan (keputusan COP V/5, bagian II) pada Konferensi Para Pihak Kelima (COP V) sebagai inisiatif lintas sektor untuk mempromosikan penggunaan penyerbuk yang berkelanjutan di bidang pertanian dan ekosistem terkait.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FAOHari Lebah Seduniakeanekaragaman hayatiKetahanan PanganLebahPBBPertanianWorld Bee Day
Bagikan5Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lebah Memainkan Peran Penting dalam Produksi Pertanian

Next Post

Hari Keanekaragaman Hayati, 1 Juta Spesies Hewan dan Tumbuhan Terancam Punah

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
Hari Keanekaragaman Hayati, 1 Juta Spesies Hewan dan Tumbuhan Terancam Punah

Hari Keanekaragaman Hayati, 1 Juta Spesies Hewan dan Tumbuhan Terancam Punah

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Rumpon Asing di Perairan Indonesia Perlu Dibersihkan

Kepiting Orang Utan di Molotabu

Susi Pudjiastuti: Tidak Dijaga, Kita Akan Kehabisan Ikan

Tulis Laporan Bansos, Jurnalis Tempo Alami Serangan Digital

9 Orang Tewas Akibat Erupsi  Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

Mahasiswa UNG Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Torosiaje, Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.