Selasa, September 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Penyakit Karang Terjadi di Lokasi yang Banyak Sampah Plastik

redaksi
26 September 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Sampah plastik

FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Kasus penyakit karang sering terjadi di lokasi yang banyak sampah plastik. Hal ini dikatakan pengajar dari Departemen Ilmu dan Teknologi dan Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Beginer Subhan SPi MSi.

Menurut Beginer, hal yang kecil yang dapat kita lakukan adalah mengurangi penggunaan plastik untuk menyelamatkan terumbu karang di Indonesia. Hasil penelitian di beberapa wilayah oleh para ahli terumbu karang dari Indonesia dan dunia, menemukan di daerah yang banyak sampah plastik, kasus penyakit karang juga banyak terjadi.

Sampah plastik menjadi isu hangat terutama terkait dengan sampah di lautan. Indonesia dikenal menjadi salah satu negara yang memberikan kontribusi plastik tertinggi di dunia.

Dalam diskusi dan nonton bareng film Chasing Coral, Beginer mengajak khalayak untuk mengurangi penggunaan sampah plastik untuk melindungi terumbu karang. Diskusi ini berlangsung di Pusat Kebudayaan Amerika Serikat di @America, Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Terumbu Rupa bekerjasama dengan pihak @america dalam rangka menjelang Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali.

Dalam acara tersebut, hadir pula penggiat lingkungan dari The Nature Conservancy, Rizya Ardiwijaya yang banyak berkecimpung di daerah konservasi di Perairan Kepala Burung Papua.*

Sumber: ipb.ac.id

Tags: IPBsampah plastikTerumbu Karang
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Safri Burhanuddin: Labuan Bajo Favorit Diving, Butuh Pemandu Wisata Selam Profesional

Next Post

Dua Hari, Hiu Paus Belum Terlihat di Perairan Botubarani

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Next Post
Hiu Paus

Dua Hari, Hiu Paus Belum Terlihat di Perairan Botubarani

Komentar tentang post

TERBARU

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

1.637 Titik Mengalami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrim

Kekeringan, Karhutla dan Asap Meluas di Berbagai Wilayah Indonesia

Survei Meteo-Oseanografi di Selat Sunda Penting Untuk Mendukung Keselamatan Pelayaran dan Aktivitas Masyarakat

KMP Virgo Transport 8 Tidak Kelebihan Muatan, KNKT Akan Investigasi Menyeluruh

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Hayley Menguat Menjadi Kategori 2, Bawa Dampak Cuaca Ekstrem di Bali Hingga NTT

Berada di Selatan Jakarta Intensitas Herman Menjadi Siklon Tropis Parah

KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Rapat Penghitungan Perolehan Suara

Pertama di Indonesia, Temuan Hiu Prickly Dogfish di Manado

KPU Kabupaten Gorontalo Beri Penghargaan Pilkada

Apakah Paus Kentut?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.