Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Salju yang Tersisa di Puncak Jaya Papua

redaksi
23 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Salju yang Tersisa di Puncak Jaya Papua

Tutupan es gletser di Puncak Jaya Papua, tahun 2021, hasil visualisasi BBC. GAMBAR: BBC INDONESIA

Darilaut – Salju yang ada di Puncak Jaya, Pegunungan Cartenz, Papua – Indonesia, terus mengalami pencairan. Salju abadi yang tersisa di Puncak Jaya tersebut, menuju kepunahan akibat perubahan iklim.

Fenomena ini terjadi– diduga kuat berkaitan dengan pemanasan global dan perubahan iklim yang sedang terjadi di seluruh dunia.

“Dalam beberapa dekade terakhir dilaporkan terjadi penurunan drastis luas area salju abadi di Puncak Jaya,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Selasa (22/8).

Dwikorita menyampaikan hal ini pada seminar ilmiah dengan tema “Salju Abadi Menjelang Kepunahan: dampak Perubahan Iklim?” di Auditorium Kantor Pusat BMKG, Jakarta.

Mencairnya salju abadi di Puncak Jaya, Papua, sebagai bukti nyata bagaimana perubahan iklim memberikan dampak yang tidak baik bagi kehidupan.

Keberadaan salju abadi yang menjadi kebanggaan Indonesia itu kini terancam punah dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini tentu menjadi kehilangan yang sangat signifikan bagi bangsa Indonesia.

Melansir BBC Indonesia salju terakhir di puncak sekitar Gunung Puncak Jaya, terancam hilang pada 2026 akibat pemanasan global dan perubahan iklim, termasuk El Nino.

Buat masyarakat adat di sekitar puncak, gunung bersalju dianggap sakral. Area ini juga menjadi habitat bagi satwa langka termasuk Dingo, anjing bernyanyi dari Papua.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BMKGGletserKenaikan Permukaan LautPapuaPegunungan CartenzPuncak JayaWorld Meteorological Organization
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Pemerintah Sedang Mengkaji Kebutuhan Pengaturan Artificial Intelligence

Next Post

Kisah Mencairnya Salju di Puncak Jaya Papua

Postingan Terkait

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

23 September 2026
Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

23 September 2026

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Next Post
Salju yang Tersisa di Puncak Jaya Papua

Kisah Mencairnya Salju di Puncak Jaya Papua

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Super Man-yi Mendarat di Aurora Filipina

Badai Siklon Senyar Berada di Dekat Kota Medan, Menuju Selat Malaka dan Malaysia

Ini Cara Mendaftar Mudik Gratis di Kapal Laut dengan Sepeda Motor

Pelaku Pengebom Ikan Asal Malaysia Ditangkap di Laut Sulawesi

Abrasi di Karawang Merusak 177 Rumah

UNG Siapkan Program Studi Menuju Akreditasi Unggul dan Internasional melalui Kurikulum OBE

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.