Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

redaksi
22 Maret 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Darilaut – Fenomena pemutihan karang (coral bleaching) mengancam keberlangsungan hidup biota laut di perairan pantai selatan dan utara Provinsi Gorontalo.

Peneliti Kelautan dan Wisata Bahari, Gusnar Lubis Ismail, mengatakan, pemutihan karang di perairan pantai selatan dan utara Gorontalo umumnya terjadi pada kedalaman 2-5 meter dan 10-15 meter, dengan suhu 25°C-37°C.

Gusnar yang juga alumni magister Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah melakukan penelitian dan pemantauan terhadap terumbu karang sejak tahun 2022 hingga 2024 di perairan Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan data hasil penelitian, ”pemutihan karang di perairan Gorontalo berkisar antara 5-25 persen,” kata Gusnar kepada Darilaut.id, Kamis (21/3).

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Wilayah yang menjadi lokasi pemantauan tersebut, di Kota Gorontalo (Pohe, Leato Selatan, Tanjung Kramat), Kabupaten Bone Bolango (Olele, Botutonuo, Botubarani), dan  Kabupaten Gorontalo (Bongo, Pantai Tilalohe, Biluhu Timur).

Selanjutnya, di Kabupaten Pohuwato (Torosiaje Pulau Madiki, Reef Gusung Pulau Kongkorongan, Reef Sapa Bulitaro, Sapa Dua Bunginan, dan sekitarnya), Kabupaten Boalemo (Pulau Mohupomba, Pulau Modululi, Pantai Bolihutuo), dan Kabupaten Gorut (Monano desa Dunu, Anggrek, Ilangata,  Ponelo Katilada, Tomelito, Tanjung Karang, Sumalata, Kasia).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: coral bleachinggorontaloGusnar Lubis IsmailPemanasan Globalpemutihan karang
Bagikan22Tweet14KirimKirim
Previous Post

UNG Memperluas Program Mengajar di Daerah Terpencil untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Next Post

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Postingan Terkait

Pulau Jawa Sentra Komoditas Rajungan Terbesar di Indonesia

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

9 September 2026
Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

9 September 2026

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Next Post
Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

TERBARU

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Rob Melanda Cirebon

WHO Bahas Covid-19 Apakah Tetap Darurat Kesehatan Global

“Kutukan” Mendel Berlaku dalam Budidaya Mutiara

Pembangunan Kelautan dan Perikanan Pascabencana di Sulawesi Tengah

Topan Dahsyat Yinxing Mendekati Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Luzon Utara

OOC 2019 di Norwegia, Kapal Pinisi Simbol Komitmen pada Isu Kelautan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.