Rabu, Juni 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

redaksi
22 Maret 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Darilaut – Fenomena pemutihan karang (coral bleaching) mengancam keberlangsungan hidup biota laut di perairan pantai selatan dan utara Provinsi Gorontalo.

Peneliti Kelautan dan Wisata Bahari, Gusnar Lubis Ismail, mengatakan, pemutihan karang di perairan pantai selatan dan utara Gorontalo umumnya terjadi pada kedalaman 2-5 meter dan 10-15 meter, dengan suhu 25°C-37°C.

Gusnar yang juga alumni magister Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah melakukan penelitian dan pemantauan terhadap terumbu karang sejak tahun 2022 hingga 2024 di perairan Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan data hasil penelitian, ”pemutihan karang di perairan Gorontalo berkisar antara 5-25 persen,” kata Gusnar kepada Darilaut.id, Kamis (21/3).

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Wilayah yang menjadi lokasi pemantauan tersebut, di Kota Gorontalo (Pohe, Leato Selatan, Tanjung Kramat), Kabupaten Bone Bolango (Olele, Botutonuo, Botubarani), dan  Kabupaten Gorontalo (Bongo, Pantai Tilalohe, Biluhu Timur).

Selanjutnya, di Kabupaten Pohuwato (Torosiaje Pulau Madiki, Reef Gusung Pulau Kongkorongan, Reef Sapa Bulitaro, Sapa Dua Bunginan, dan sekitarnya), Kabupaten Boalemo (Pulau Mohupomba, Pulau Modululi, Pantai Bolihutuo), dan Kabupaten Gorut (Monano desa Dunu, Anggrek, Ilangata,  Ponelo Katilada, Tomelito, Tanjung Karang, Sumalata, Kasia).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: coral bleachinggorontaloGusnar Lubis IsmailPemanasan Globalpemutihan karang
Bagikan22Tweet14KirimKirim
Previous Post

UNG Memperluas Program Mengajar di Daerah Terpencil untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Next Post

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Postingan Terkait

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

3 Juni 2026
Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

3 Juni 2026

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Tim Fakultas Kedokteran UNG Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Utara

Next Post
Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

TERBARU

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Tempati Posisi 31 Kasus Virus Corona Dunia

Pemungutan Suara Ulang Cermin Buruk Kinerja Penyelenggara

Gempa Taiwan, Korban Tewas Bertambah Menjadi 13 Orang, 6 Hilang

Badai Tropis Trami Menyebabkan 115 Orang Tewas dan Hilang di Filipina

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Kondisi Perikanan Tangkap di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.