Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

redaksi
22 Maret 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Fenomena Pemutihan Karang di Perairan Selatan dan Utara Gorontalo

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Darilaut – Fenomena pemutihan karang (coral bleaching) mengancam keberlangsungan hidup biota laut di perairan pantai selatan dan utara Provinsi Gorontalo.

Peneliti Kelautan dan Wisata Bahari, Gusnar Lubis Ismail, mengatakan, pemutihan karang di perairan pantai selatan dan utara Gorontalo umumnya terjadi pada kedalaman 2-5 meter dan 10-15 meter, dengan suhu 25°C-37°C.

Gusnar yang juga alumni magister Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah melakukan penelitian dan pemantauan terhadap terumbu karang sejak tahun 2022 hingga 2024 di perairan Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan data hasil penelitian, ”pemutihan karang di perairan Gorontalo berkisar antara 5-25 persen,” kata Gusnar kepada Darilaut.id, Kamis (21/3).

Pemutihan karang (coral bleaching) di perairan Gorontalo. FOTO: GUSNAR LUBIS ISMAIL

Wilayah yang menjadi lokasi pemantauan tersebut, di Kota Gorontalo (Pohe, Leato Selatan, Tanjung Kramat), Kabupaten Bone Bolango (Olele, Botutonuo, Botubarani), dan  Kabupaten Gorontalo (Bongo, Pantai Tilalohe, Biluhu Timur).

Selanjutnya, di Kabupaten Pohuwato (Torosiaje Pulau Madiki, Reef Gusung Pulau Kongkorongan, Reef Sapa Bulitaro, Sapa Dua Bunginan, dan sekitarnya), Kabupaten Boalemo (Pulau Mohupomba, Pulau Modululi, Pantai Bolihutuo), dan Kabupaten Gorut (Monano desa Dunu, Anggrek, Ilangata,  Ponelo Katilada, Tomelito, Tanjung Karang, Sumalata, Kasia).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: coral bleachinggorontaloGusnar Lubis IsmailPemanasan Globalpemutihan karang
Bagikan22Tweet14KirimKirim
Previous Post

UNG Memperluas Program Mengajar di Daerah Terpencil untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Next Post

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Postingan Terkait

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026
Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

17 April 2026

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

Next Post
Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

Neville Bergerak Sebagai Badai Kategori 4 di Samudra Hindia

TERBARU

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Hasil Riset Praktik Cek Fakta di Indonesia

Penetapan Alur Pelayaran Pelabuhan Namlea dan Tobelo Penting untuk Keselamatan Kapal

Topan Mawar Bergerak Perlahan di Laut Filipina

Seekor Paus Sperma Terdampar di Pantai Sulamu, Kupang

Mikroplastik Ditemukan di Salju Daerah Terpencil di Jepang

Gempa 7,3 SR Guncang Maluku Tenggara Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.