Minggu, November 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dilarang Beredar, Karya Pramoedya Ananta Toer Tetap Populer di Kalangan Generasi Muda

redaksi
10 Maret 2025
Kategori : Berita
0
Dilarang Beredar, Karya Pramoedya Ananta Toer Tetap Populer di Kalangan Generasi Muda

Pramoedya Ananta Toer pernah menjadi kandidat peraih Nobel. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejumlah karya Pramoedya Ananta Toer (Pram) seperti Bumi Manusia dan Tetralogi Pulau Buru pernah dilarang beredar. Karya-karya tersebut dianggap mengandung unsur subversif dan pertentangan kelas. 

Namun, karya-karya Pram sangat populer di kalangan generasi muda.

“Meskipun karyanya dulu dilarang, saat ini buku-bukunya semakin populer di kalangan generasi muda, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap sejarah dan kemanusiaan,” kata Koh Young Hun, seorang Indonesianis berkebangsaan Korea Selatan.

Pram pernah menjadi kandidat peraih Nobel sejak 1980, tetapi diduga tidak mendapatkannya karena diplomasi pemerintah Indonesia saat itu.

“Nobel mungkin tidak diraihnya, tetapi warisan pemikirannya tetap hidup dalam literatur dan pemahaman sejarah bangsa,” ujar Koh Young Hun dalam dalam diskusi sastra “Seratus Tahun Pramoedya Ananta Toer: Dari Sastra ke Sejarah, dari Kemanusiaan ke Perlawanan”, yang berlangsung Kamis (6/3).

Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan (PR MLTL) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia Komisariat Nusa Tenggara Barat (HISKI NTB).

Meskipun demikian, Pram tetap dikenal sebagai sastrawan besar yang menyoroti isu kemanusiaan, perjuangan, dan sejarah Indonesia. Pandangannya tercermin dalam karakter seperti Hardo (Perburuan) dan Sa’aman (Keluarga Gerilya) yang menghadapi dilema antara kepentingan pribadi dan bangsa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINPramoedya Ananta Toer
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Karya Pramoedya Ananta Toer Menyajikan Perspektif Sejarah Berbeda

Next Post

Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi Menyebabkan 5 Orang Meninggal Dunia

Postingan Terkait

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

1 November 2026
Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

1 November 2026

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

Next Post
Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi Menyebabkan 5 Orang Meninggal Dunia

Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi Menyebabkan 5 Orang Meninggal Dunia

TERBARU

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

AmsiNews

REKOMENDASI

Grup Pelayaran di Prancis Berhenti Membawa Sampah Plastik

Cek Fakta: Klaim Pemerintah Sudah Membagikan 110 Juta Sertifikat Tanah

Topan Bualoi Mendarat di Vietnam, 1 Tewas dan 4 Hilang

Pemerintah Siapkan 2 Lab untuk Mendeteksi Monkeypox

2014-2019, KKP Musnahkan 516 Kapal Ilegal

Fakultas Kelautan UNG Kerja Sama dengan BMKG Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.