Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mode dan Tekstil Memicu Krisis Sampah Global

redaksi
3 April 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Mode dan Tekstil Memicu Krisis Sampah Global

GAMBAR: UN (PBB)

Darilaut – Industri mode (fashion) salah satu sektor paling berpolusi di dunia, bertanggung jawab hingga delapan persen emisi gas rumah kaca global.

Mode telah mempercepat bencana lingkungan. Hal ini setara dengan satu truk sampah pakaian yang dibakar atau dikirim ke tempat pembuangan sampah setiap detik.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyerukan tindakan segera untuk mengekang dampak buruk industri tekstil terhadap planet ini.

Industri ini mengonsumsi air dalam jumlah besar – 215 triliun liter per tahun, setara dengan 86 juta kolam renang berukuran Olimpiade – dan mengandalkan ribuan bahan kimia, banyak di antaranya berbahaya bagi kesehatan manusia dan ekosistem.

Terlepas dari angka-angka yang mengejutkan ini, pakaian diproduksi dan dibuang pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ini didorong oleh model bisnis yang memprioritaskan kecepatan dan sekali pakai daripada keberlanjutan.

Krisis Pakaian

Guterres memperingatkan bahwa krisis limbah dalam mode hanyalah gejala dari masalah global yang jauh lebih besar.

Manusia secara global menghasilkan lebih dari dua miliar ton sampah setiap tahun – cukup untuk membungkus planet ini 25 kali jika dikemas ke dalam kontainer pengiriman standar – mencemari tanah, udara, dan air, secara tidak proporsional mempengaruhi masyarakat termiskin.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Antonio GuterresFashionHari Internasional Nol SampahInternational Day of Zero WastePBB
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hari Internasional Nol Sampah Berfokus pada Mode dan Tekstil

Next Post

Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

Postingan Terkait

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Gempa M6,2 Guncang Talaud

15 Juni 2026
3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

15 Juni 2026

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Next Post
Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

Menyoroti Limbah Industri Mode dan Tekstil

TERBARU

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

AmsiNews

REKOMENDASI

Pertama di UNG Rektor Terpilih Secara Aklamasi

250 Nelayan Madura Ikut Pendidikan Survival di Laut

Sektor Perikanan dan Kelautan Bisa Menjadi Penyelamat di Masa Pandemi Covid-19

Mendarat di Iwate Badai Tropis Maria Bergerak di Laut Jepang

Jejak-Jejak Tumpahan Minyak

Mahasiswa UNG Kreasi Daun Nangka dan Kulit Nanas Menjadi Sampo Ramah Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.