Selasa, September 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejarah Perkembangan Eksplorasi Uranium di Indonesia dan Unsur Tanah Jarang

redaksi
25 April 2025
Kategori : Berita
0
Mineral Kritis Dibutuhkan untuk Energi Bersih dan Kendaraan Bermotor Listrik

Ilustrasi batuan yang mengandung mineral logam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kegiatan eksplorasi mineral radioaktif seperti uranium telah berkembang di Indonesia sejak 55 tahun lalu, pada 1970.

Salah satu tantangan dalam menjelajahi unsur tanah jarang atau Rare Earth Elements (REE) menuntut adanya inovasi dan teknologi serta penguasaan pengetahuan yang mendalam.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan energi terbarukan dan teknologi canggih, eksplorasi mineral radioaktif yang berkaitan dengan unsur tanah jarang semakin menjadi fokus utama.

Sebagai upaya untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang eksplorasi mineral radioaktif, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Bahan Nuklir dan Limbah Radioaktif (PRTBNLR) menyelenggarakan webinar dengan tema Advancing Technology in REE-Associated Radioactive Mineral Exploration: Lessons Learned and Geophysical Perspectives, pada Kamis (17/4).

Peneliti Ahli Madya BRIN Ngadenin, menjelaskan tahapan penambangan uranium, terdiri dari eksplorasi, feasibility, penambangan dan pengolahan.

Berbagai tahapan tersebut akan menghasilkan yellow cake, dan pada tahap akhir akan dilakukan rehabilitasi atau remediasi.

Sejarah perkembangan eksplorasi uranium di Indonesia, kata Ngadenin, pertama kali dilakukan di Kalimantan oleh BATAN (sebelum terintegrasi ke BRIN) bekerja sama dengan Commissariat à l’Énergie Atomique et aux Énergies Alternatives (CEA) Perancis.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINUnsur Logam Tanah JarangUnsur Tanah JarangUranium
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

860.976 Calon Mahasiswa Berkompetisi Jalur SNBT, Termasuk Berlokasi di Pulau Terluar

Next Post

Potensi Unsur Tanah Jarang dan Mineral Radioaktif di Korea Selatan dan Turki

Postingan Terkait

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

15 September 2026
Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

15 September 2026

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

Next Post
Potensi Unsur Tanah Jarang dan Mineral Radioaktif di Korea Selatan dan Turki

Potensi Unsur Tanah Jarang dan Mineral Radioaktif di Korea Selatan dan Turki

TERBARU

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemarau 2025 di Wilayah Indonesia Lebih Pendek

Apakah yang Dimaksud Dengan Arus Pusaran Laut

Pekan Ini Supermoon Terakhir Tahun 2022

Topan Danas Akan Mendarat di Zhejiang Hingga Fujian, Cina

Strategi Penanganan Sampah Laut

Banjir Melanda Manggarai, Nusa Tenggara Timur

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.