Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ekosistem yang Sehat dan Dinamis Berperan Melindungi Keanekaragaman Hayati

redaksi
23 Mei 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
Penggunaan Lahan dan Konversi Habitat Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Jutaan spesies laut hidup di ekosiatem terumbu karang (coral reef). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Saat ini keanekaragaman hayati menghadapi ancaman serius. Padahal, keanekaragaman hayati sangat penting untuk kehidupan di Bumi.

Sebagai pengingat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 22 Mei setiap tahunnya sebagai Hari Keanekaragaman Hayati Internasional atau International Day for Biological Diversity. 

Tahun ini, tema hari Keanekaragaman Hayati “Harmoni dengan Alam dan Pembangunan Berkelanjutan”. Tema ini menyoroti bagaimana rencana alam terhubung dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kedua agenda tersebut harus maju bersama karena saling mendukung.

Tema tersebut juga menyoroti bagaimana Kerangka Kerja mendukung tujuan global untuk masa depan yang lebih baik dan mengingatkan untuk mengambil tindakan segera untuk melindungi alam.

Pada Desember 2022, negara-negara di seluruh dunia berkumpul dan menyepakati rencana global untuk mengubah hubungan kita dengan alam. Adopsi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal, menetapkan 23 target untuk tahun 2030 dan 5 tujuan global untuk tahun 2050 untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya alam dalam 25 tahun.

Di antara tujuannya: memulihkan 20% ekosistem yang terdegradasi dan mengurangi pengenalan atau pemukiman spesies asing invasif sebesar 50%. Ekosistem alami yang sehat dan dinamis sangat berperan dalam melindungi keanekaragaman hayati.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Hari Keanekaragaman Hayati InternasionalInternational Day for Biological Diversitykeanekaragaman hayatiPBB
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mapalus dan Pendidikan Sarjana Kelautan

Next Post

Implementasi Mapalus dalam Pembelajaran Ilmu Kelautan di Unsrat

Postingan Terkait

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

24 Oktober 2026
Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Next Post
Kilas Balik Kebijakan Kelautan Pra Kemerdekaan

Implementasi Mapalus dalam Pembelajaran Ilmu Kelautan di Unsrat

TERBARU

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Perluas Jangkauan Internasional, Promosikan Kampus di Timor Leste

Gempa Laut M5,5 Goyang Gorontalo

Satu Korban KM Aleluya Tiba di Manado

Layar Terkembang Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Topan Super Noru Mendarat Malam ini di Filipina

Perubahan Iklim Meningkat di Pasifik Barat Daya, Termasuk Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.