Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Mapalus dan Pendidikan Sarjana Kelautan

redaksi
22 Mei 2025
Kategori : Kajian
0
Kilas Balik Kebijakan Kelautan Pra Kemerdekaan

Dr. Gybert E Mamuaya. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Oleh : Dr. Gybert E. Mamuaya (Ketua Local Project Implementation Unit – Marine Science Education Project (LPIU – MSEP) Unsrat 1988-1993)

Akar Filosofis Mapalus

Di lereng Gunung Klabat yang diselimuti kabut pagi, masyarakat Minahasa telah lama mempraktikkan tradisi mapalus—sebuah sistem gotong royong yang melampaui sekadar kerja bersama.

Mapalus mencerminkan prinsip “Si Tou Timou Tumou Tou,” sebagai suatu aplikasi dari ucapan Sam Ratulangi “Si Tou Timou Tou.” 

Filosofi ini menekankan pentingnya keseimbangan antara alam, manusia, dan roh leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

Inilah yang mengakari konsep matakuliah pilihan pada Semester VII: “sistem analisis” yang diikuti oleh beberapa mahasiswa angkatan I pada program S1 baru Ilmu dan Teknologi Kelautan dalam periode tahun akademik 1991/1992.

Mapalus bukan hanya aktivitas sosial, melainkan sistem nilai yang terstruktur. Dalam praktiknya, mapalus mengatur distribusi hasil kerja secara adil, memperkuat ikatan sosial, dan meningkatkan ketahanan komunitas.

Prinsip-prinsip ini membentuk peta konsep yang menghubungkan gotong royong dengan distribusi hasil, penguatan ikatan sosial, dan ketahanan komunitas.

Dalam konteks pertanian, mapalus melibatkan siklus kerja yang terorganisir. Tahap “Ma’pukul” dilakukan oleh kelompok pemuda untuk penyiapan lahan, “Ma’tanam” oleh perempuan untuk penanaman bibit, dan “Ma’pali” oleh tetua adat untuk ritual perlindungan.

Halaman 1 dari 6
12...6Selanjutnya
Tags: Dr. Gybert E. MamuayaIlmu Kelautan UnsratMapalusUnsrat
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

BRIN dan OceanX Perkuat Riset Global Bidang Oseanografi

Next Post

Ekosistem yang Sehat dan Dinamis Berperan Melindungi Keanekaragaman Hayati

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Hajar: Ratu Zamzam

16 Oktober 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

15 Oktober 2026

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Next Post
Penggunaan Lahan dan Konversi Habitat Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Ekosistem yang Sehat dan Dinamis Berperan Melindungi Keanekaragaman Hayati

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

ALFI Siap Membangun Aplikasi Smart Logistik di Daerah Tertinggal

Pascasarjana UNG Promosi Doktor Administrasi Publik dan Pendidikan

Topan Freddy Mendarat di Mozambik

Sarjana Kelautan Unsrat: Jaga Kelestarian Mola-mola

Pohon Tua di Samping Kantor Pos Kota Gorontalo Memiliki Nilai Historis

KRI Spica Survei dan Pemetaan di Teluk Palu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.