Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nakri Terletak di Selatan Jepang

redaksi
11 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Mengarah ke Okinawa dan Cina Timur Badai Tropis Khanun Akan Menguat Menjadi Topan

Ilustrasi badai tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Nakri terletak di selatan Jepang atau timur Kepulauan Amami, pada Sabtu (11/10).

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Nakri mengarah ke timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot). Tekanan udara pada pusatnya 994hPa (hektopaskal).

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 23 meter per detik (45 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (65 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di tenggara 220 km (120 NM) – barat-laut 165 km (90 NM).

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada Sabtu pukul 16.00, Nakri berada sekitar 1.160 kilometer barat daya Tokyo dan diperkirakan bergerak ke timur laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi perairan selatan Jepang.

Nakri terletak 343 km di timur laut Pangkalan Udara Kadena, dan telah bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,9 meter (16 kaki).

JTWC mengatakan Nakri telah memulai lintasannya ke arah timur laut. Sistem ini akan terus bergerak ke timur laut selama 3 hari ke depan, sambil menghadapi suhu laut yang semakin hangat (29–30°C) di sepanjang jalurnya.

Tags: Badai Tropis NakriHong Kong ObservatoryJepangJMAJTWC
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kolaborasi Kaltim dan YKAN Perkuat Fondasi Pengelolaan Pesisir Berkelanjutan

Next Post

Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

Kaltim Dorong Pendanaan Inovatif dari Karbon Biru untuk Konservasi Pesisir

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Topan Mekkhala Menguat di Laut Filipina, Akan Berbelok di Tenggara Taiwan

Kinerja Tol Laut Dinilai Semakin Meningkat

Tantangan Teknologi Penangkapan Ikan yang Efektif dan Ramah Lingkungan

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Indonesia Memiliki 285 Menara Suar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.