Senin, September 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Penha Dapat Membawa Hujan di Sulut dan Gorontalo, Gelombang Laut di Utara Maluku

redaksi
5 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Penha Dapat Membawa Hujan di Sulut dan Gorontalo, Gelombang Laut di Utara Maluku

Prakiraan jalur lintasan Badai Tropis Penha dengan nama Filipina "Basyang" yang terbentuk di Laut Filipina, Rabu (4/2) malam. GAMBAR: PAGASA

Darilaut – Badai Tropis Penha yang terbentuk di Laut Filipina, pada Rabu (4/2) malam dapat membawa hujan di beberapa wilayah di Indonesia dan tinggi gelombang laut.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siklon tropis Penha dapat memberikan dampak terhadap kondisi cuaca berupa berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

Tinggi Gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 m) di Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua, perairan Kepulauan Sangihe dan Laut Sulawesi bagian timur.

Gelombang kategori Tinggi (2,5 – 4,0 m) di perairan Kepulauan Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

Penha telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.

BMKG mengatakan siklon tropis Penha berkembang dari bibit siklon tropis 94W yang tumbuh sejak 2 Februari 2026 pukul 13.00 WIB di Samudra Pasifik sebelah utara Papua, dan mencapai intensitas siklon tropis pada 4 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Analisis BMKG 4 Februari 2026 pukul 19.00 WIB, sistem ini sekitar 960 km sebelah timur laut Tahuna, dengan kecepatan 6 knots (12 km per jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis PenhaBMKGJTWCLaut FilipinaPAGASA
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Penha Terbentuk di Timur Mindanao, Laut Filipina

Next Post

Karakter Bahasa Gorontalo, Prof. Suleman Bouti Soroti Sistem Ortografi Arab-Pegon dan Latin

Postingan Terkait

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

21 September 2026
Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

21 September 2026

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

Kementerian Pariwisata Meminta Aparat Mengusut Semua Pihak yang Terlibat Perburuan Penyu di Raja Ampat

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Next Post
Karakter Bahasa Gorontalo, Prof. Suleman Bouti Soroti Sistem Ortografi Arab-Pegon dan Latin

Karakter Bahasa Gorontalo, Prof. Suleman Bouti Soroti Sistem Ortografi Arab-Pegon dan Latin

TERBARU

Lahan Terdampak Banjir Rob Dapat Dimanfaatkan Menanam Padi, Budi Daya Rumput Laut dan Ikan

Topan Dujuan Berada di Dekat Osaka dan Tokyo

Cara Pemulihan Mangrove Berbasis Sains di Kenya, Kosta Rika, Benin, dan Vietnam

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

AmsiNews

REKOMENDASI

Longsor Tambang Suwawa Gorontalo, 2 Meninggal Dunia dan 2 Selamat

Angin Kencang dan Hujan Deras Menewaskan 27 Orang di Pakistan

Covid-19, UI Kembangkan Ventilator Biaya Rendah

Kombinasi Pengaruh Fenomena Cuaca Menimbulkan Potensi Hujan

Desanesha, Aplikasi ITB Untuk Menghimpun Permasalahan Desa

UNG Kembangkan Sentra Tanaman Sacha Inchi di Kabupaten Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.