Darilaut – Hujan lebat yang mengguyur Provinsi Gorontalo pada Sabtu (6/7) dan Minggu (7/7) mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah Lokasi.
Di tambang Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, longsor menyebabkan korban meninggal dunia. Selain itu, sejumlah pekerja tambang tertimbun longsor.
Setelah memperoleh informasi longsor di Suwawa, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo menuju lokasi kejadian. Bersama tim SAR gabungan upaya pencarian masih terus dilakukan.
Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, mengatakan, hingga Minggu malam tercatat delapan korban di lokasi kejadian.
“Dua selamat, dua meninggal dan empat orang masih dalam pencarian,” kata Heriyanto.
Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun pencarian ini masih dengan cara manual.
”Pencarian penggalian secara manual karena untuk akses alat berat ke lokasi tidak bisa,” ujar Heriyanto.
Sementara itu, akun media sosial @Pambateto di Tiktok menginformasikan upaya evakuasi korban sedang berlangsung di Tulabolo.
Kendaraan ambulance untuk evakuasi korban sudah berada di dekat jembatan gantung. (Verrianto Madjowa)




