Jumat, September 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

redaksi
10 Maret 2026
Kategori : Kajian
0
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Deforestasi dan rusaknya ekosistem hutan. FOTO: DARILAUT.ID

Oleh: Dr. Amar Rao (BML Munjal University)

Negara-negara berkembang perlu menjajaki strategi inovatif dan praktis untuk menggalang dana guna adaptasi dan mitigasi perubahan iklim

“Perubahan iklim tidak menunggu janji-janji internasional, dan negara-negara paling rentan di dunia pun tidak bisa menunggu — karena setiap dolar yang tertunda berarti nyawa, mata pencaharian, dan kesempatan untuk bertahan hidup.”

Kesimpulan COP29 menegaskan kenyataan yang mengkhawatirkan bagi negara-negara berkembang — kesenjangan yang lebar antara kebutuhan pendanaan iklim dan penyaluran dana yang sebenarnya.

Perkiraan untuk mengatasi krisis iklim yang semakin parah mencapai USD$1,3 triliun, namun negara-negara maju hanya berjanji untuk menggalang USD$300 miliar per tahun hingga 2035.

Meskipun diumumkan sebagai tiga kali lipat dari target tahunan USD$100 miliar yang ditetapkan pada 2009, komitmen ini mendapat kritik tajam dari negara-negara berkembang yang menganggapnya tidak memadai.

Analis dari Pusat Pengembangan Global memperkirakan bahwa komitmen yang ada, termasuk kontribusi dari bank pembangunan multilateral dan dana swasta, sudah dapat mencapai sekitar USD$200 miliar per tahun pada 2030.

Kontribusi dari ekonomi emerging seperti China berpotensi meningkatkan total menjadi USD$265 miliar.

Halaman 1 dari 8
12...8Selanjutnya
Tags: Dr. Amar RaoKrisis IklimMitigasi BencanaPerubahan Iklim
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Next Post

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

7 September 2026

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Next Post
Bibit Siklon Tropis 90S Masih Berada di dekat Pulau Enggano Bengkulu

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

TERBARU

Naiknya Permukaan Laut Mengancam Rumah, Sistem Pangan dan Infrastruktur

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Kenaikan Permukaan Laut Kian Cepat

Presiden WMO Dr Abdulla Al Mandous: Makin Banyak Kejadian Cuaca Ekstrem

Hakim MK Bahas Perkara PHPU Pilpres, Sidang Putusan Syarat Pendidikan Awal Pekan Depan

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

AmsiNews

REKOMENDASI

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

WHO Ganti Label Penyebutan Varian COVID-19

Kejaksaan Tinggi Gorontalo Menggelar Seminar di Universitas Negeri Gorontalo

KM Permata Biru Tenggelam di Perairan Sumsel, 5 ABK Selamat

Setelah Seroja, Muncul Siklon Tropis Odette

Bulan Terlihat Hitam Saat Terjadi Gerhana Matahari

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.