Kamis, Oktober 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

redaksi
15 Oktober 2026
Kategori : Kajian
0
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Direktur Tempo Media Group, Wahyu Dhyatmika. FOTO: AMSI

Oleh: Wahyu Dhyatmika, Direktur Tempo Media Group

Belum lama, dalam sebuah diskusi yang hangat, seorang kawan melontarkan pandangan yang menggelitik. Dia mengkritik Tempo dan menyebutnya tidak layak disebut media dengan jurnalisme berkualitas karena sering diadukan ke Dewan Pers, bahkan beberapa kali dinyatakan melanggar Kode Etik Jurnalistik. Dalam sejumlah kasus, Tempo diwajibkan melakukan koreksi dan meminta maaf.

Saya menilai pandangan itu keliru dan sesat pikir. Si kawan ini mencampuradukkan beberapa hal sekaligus. Pengaduan jelas tidak sama dengan pelanggaran, kesalahan etika jurnalistik juga tidak selalu sinonim dengan ketidakjujuran, serta melaksanakan kewajiban koreksi tidak sama dengan ketiadaan integritas.

Mari saya jelaskan dengan lebih terperinci. Saya sampaikan pada kawan itu bahwa media yang dilaporkan ke Dewan Pers belum tentu bersalah. Pengadu tentu merasa diperlakukan tidak adil oleh media, namun proses pemeriksaan di Dewan Pers-lah yang akan menentukan benar tidaknya terjadi pelanggaran kode etik jurnalistik.

Apalagi, media yang melakukan kesalahan belum tentu tidak beretika. Ketika media melakukan koreksi dan minta maaf, media itu justru sedang melakukan kewajiban etiknya. 

Terakhir, saya balik menantang dia: apakah media yang tidak pernah dilaporkan ke Dewan Pers sudah tentu lebih berkualitas dari Tempo?

Halaman 1 dari 9
12...9Selanjutnya
Tags: Dewan PersTempo Media GrupWahyu Dhyatmika
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

Next Post

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

12 Oktober 2026
Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

1 Oktober 2026

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Next Post
Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

TERBARU

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Korban Meninggal Banjir dan Longsor Jabodetabek 16 Orang

Bakamla dan Konjen Singapura Bahas Keamanan Laut Perbatasan

Bibit 90S di Selatan Barat Daya Jakarta Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

Pasien Konfirmasi Omicron Meninggal Dunia di Indonesia

Kualitas Informasi Publik Jangan Dikorbankan untuk Kompetisi Konten

Tambak Berbasis Ekosistem Dapat Memanen Udang Sekaligus Bandeng dan Kepiting Bakau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.