Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Begini Cara Menghindar dari Rip Current

redaksi
2 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Rip Current

YOUTUBE/MAZAYA FC

BAGAIMANA menyiasati bila terjadi Rip Current atau arus yang bergerak dari pantai menuju ke laut ketika sedang mandi, berenang atau berwisata di pantai selatan Jawa?

Kepala Laboratorium Data Laut & Pesisir Pusat Riset Kelautan Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr Ing Widodo S Pranowo, memberikan tips menghindar bila terseret Rip Current, sebagai berikut:

1. Jangan panik.

2. Jangan berenang menuju ke pantai karena akan menguras tenaga.

3. Usahakan mengapung atau berenang menuju ke arah lepas pantai mengikuti RIP Current hingga energi Rip Current tersebut hilang atau berkurang. Kemudian berenang menuju ke pantai, tetapi ke sisi kanan atau kiri dari zona Rip Current tersebut.

Lebih lanjut, Widodo memberikan tips bagi yang ingin bermain air atau mandi di pantai selatan Jawa:

1. Survei dengan pandangan mata untuk mengenali area potensi terjadinya Rip Current.

2. Caranya, kita berdiri di pantai menghadap ke laut. Apabila terlihat ada permukaan laut yang tenang diapit sejumlah gelombang pecah di kanan kirinya, maka muka air yang tenang tersebut bisa jadi ada Rip Current. Ini berbahaya.

Bagi pengelola wisata pantai di selatan jawa, Widodo menyarankan:

1. Identifikasi zona-zona Rip Current, lalu pasang tanda peringatan untuk tidak boleh berenang/bermain air di zona-zona Rip Current tersebut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Pantai Selatan JawaRip Current
Bagikan21Tweet9KirimKirim
Previous Post

Misteri Arus di Pantai Selatan Jawa

Next Post

Bintang Laut Tangkap Kapal Ikan Vietnam Berbendera Malaysia

Postingan Terkait

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

16 Juni 2026
Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

16 Juni 2026

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Next Post
Kapal ikan Vietnam

Bintang Laut Tangkap Kapal Ikan Vietnam Berbendera Malaysia

Komentar tentang post

TERBARU

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 92S Saat Ini Bergerak di Selatan Jawa Timur

Mahasiswa KKN Tematik UNG Sosialisasi Me’eraji dengan Teknologi AI di Pesisir Teluk Tomini

Dulu Limbah, Sisik Ikan Diekspor ke Jepang dan India

Badai Tropis Diperkirakan Akan Terbentuk di Laut Filipina

Tantangan Teknologi Penangkapan Ikan yang Efektif dan Ramah Lingkungan

Habitat Sempit Hiu Berjalan Rentan Punah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.