Senin, September 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

33 Tahun Lalu Sampah Sandal Jepit Sudah Mendominasi Pesisir

redaksi
10 Desember 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Kepulauan Seribu

Sandal jepit ditemukan dalam perut paus sperma yang mati terdampar pada Minggu (18/11) lalu di pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. FOTO: FACEBOOK/ALFI/AKKP

BERBAGAI jenis sampah, seperti sandal jepit, kantong plastik dan gelas plastik ditemukan dalam perut paus sperma (sperm whales).

Paus sperma (Physeter macrocephalus) ini mati terdampar pada Minggu (18/11) lalu di pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Total berat basah sampah ini 5,9 kilogram.

Sandal jepit dan aneka sampah plastik bukan hal baru. 33 tahun lalu, hasil pengamatan yang telah dilakukan Lembaga Oseanologi Nasional (LON) LIPI – kini Pusat Penelitian Oseanografi (P2O-LIPI) — menemukan sejumlah sampah anorganik, seperti sandal jepit mendominasi pesisir dan laut.

Penelitian Muhammad Abrar dan Ricoh Manogar Siringoringo menemukan dalam tiga periode penelitian (1985, 1995 dan 2005) kategori sampah kantong plastik, busa plastik putih dan sandal jepit mendominasi di lokasi penelitian di Kepulauan Seribu.

Kepulauan Seribu
Penelitian sampah anorganik di Kepulauan Seribu pada September 2005 oleh Muhammad Abrar dan Ricoh Manogar Siringoringo.

Meski proporsi kantong plastik, busa plastik putih dan sandal jepit ini berbeda, namun mendominasi pada hasil temuan penelitian di Kepulauan Seribu.

Sebagian besar pulau-pulau kecil di Kepulauan Seribu berada di Teluk Jakarta, pesisir utara Banten dan Jawa Barat. Dari penelitian periode ketiga, 2005, jumlah terbanyak adalah kantong plastik (53,4 persen). Kemudian busa plastik putih, sandal jepit, cangkir dan jaring ikan. Jumlah total temuan 11.501 potong.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kepulauan SeribuP2O LIPIsampah plastik
Bagikan10Tweet5KirimKirim
Previous Post

Sampah di Kepulauan Seribu Telah Diteliti Sejak 1985

Next Post

Hari Nusantara, Dipusatkan di Banggai

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Next Post
KRI Banda Aceh 593

Hari Nusantara, Dipusatkan di Banggai

Komentar tentang post

TERBARU

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

Pengamatan Laut Global Diluncurkan Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81

Kementerian Ekraf Dorong Akselerasi Model Bisnis Media Digital Bersama AMSI

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW UNG Lantunkan Dzikir dan Doa

Hurikan Polo Akan Mendarat di Baja California Sur, Meksiko

Typhoon Surigae Intensifies Rapidly East of Okinawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Aktivitas Anak Krakatau Menurun, Status Masih Siaga

Deskripsi Kapal Ikan KM Mina Sejati

Sektor Perkapalan Berbenah Soal Emisi Gas Rumah Kaca

Cuaca Ekstrem Saat Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS, Gelombang Panas Pecahkan Rekor

Kemenhub Tutup Status Darurat Tumpahan Minyak Pertamina di Pantai Utara

Tambang Galian C di Cirebon Longsor, 19 Orang Meninggal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.