Darilaut – Lebih dari 1,4 juta orang terdampak gempa di lepas pantai Sarangani, Mindanao, pada Senin 8 Juni lalu. Hingga Rabu (17/6) hampir 74 ribu unit rumah mengalami kerusakan dan 68 orang meninggal dunia.
Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA) Rabu, kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang Maasim, Sarangani telah meningkat menjadi PHP1,29 miliar.
Petugas informasi OCD, Diego Mariano mengatakan bahwa jumlah infrastruktur yang rusak sekarang berjumlah 774.
Kerusakan pada sektor pertanian mencapai PHP29,8 juta untuk Davao del Norte dan Davao del Sur, kata Mariano.
Jumlah korban jiwa yang sedang diverifikasi tetap 68, dengan 33 orang hilang, dan 1.339 orang terluka.
Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen mengatakan bahwa korban jiwa semuanya terkonsentrasi di Wilayah Davao dan Soccsksargen.
Mariano mengatakan bahwa populasi yang terdampak kini berjumlah 339.254 keluarga, setara dengan 1.417.078 orang, dengan 4.464 keluarga, atau 19.791 individu, ditampung di dalam 45 pusat evakuasi.
Rumah yang rusak akibat gempa berjumlah 60.281, sedangkan yang hancur berjumlah 13.652.
Pengangkatan Dasar Laut
Gempa Sarangani mengakibatkan pengangkatan pesisir dan dasar laut hingga dua meter.



