Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

redaksi
17 Juni 2026
Kategori : Berita
0
2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Seorang staf Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) Filipina melakukan kunjungan lapangan ke keluarga yang terkena dampak gempa di provinsi South Cotabato pada hari Selasa (9 Juni 2026). FOTO: DSWD/PNA

Darilaut – Lebih dari 1,4 juta orang terdampak gempa di lepas pantai Sarangani, Mindanao, pada Senin 8 Juni lalu. Hingga Rabu (17/6) hampir 74 ribu unit rumah mengalami kerusakan dan 68 orang meninggal dunia.

Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA) Rabu, kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang Maasim, Sarangani telah meningkat menjadi PHP1,29 miliar.

Petugas informasi OCD, Diego Mariano mengatakan bahwa jumlah infrastruktur yang rusak sekarang berjumlah 774.

Kerusakan pada sektor pertanian mencapai PHP29,8 juta untuk Davao del Norte dan Davao del Sur, kata Mariano.

Jumlah korban jiwa yang sedang diverifikasi tetap 68, dengan 33 orang hilang, dan 1.339 orang terluka.

Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen mengatakan bahwa korban jiwa semuanya terkonsentrasi di Wilayah Davao dan Soccsksargen.

Mariano mengatakan bahwa populasi yang terdampak kini berjumlah 339.254 keluarga, setara dengan 1.417.078 orang, dengan 4.464 keluarga, atau 19.791 individu, ditampung di dalam 45 pusat evakuasi.

Rumah yang rusak akibat gempa berjumlah 60.281, sedangkan yang hancur berjumlah 13.652.

Pengangkatan Dasar Laut

Gempa Sarangani mengakibatkan pengangkatan pesisir dan dasar laut hingga dua meter.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Filipina SelatanGempa SaranganiMindanaoPengangkatan Dasar Laut
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Postingan Terkait

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026
Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

17 Juni 2026

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

TERBARU

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

AmsiNews

REKOMENDASI

Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Perubahan Iklim, Kearifan Lokal Nelayan Membaca Cuaca Banyak Berubah

Cadangan Pasir Laut Global Menipis, Pengerukan Merusak Ekosistem

Topan Tapah Mendarat di Pesisir Guangdong

Virus Corona, Kesehatan Mental Harus Terjaga

Mengarah ke Okinawa dan Cina Timur Badai Tropis Khanun Akan Menguat Menjadi Topan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.