Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cadangan Pasir Laut Global Menipis, Pengerukan Merusak Ekosistem

redaksi
11 Februari 2024
Kategori : Berita, Konservasi
0
Cadangan Pasir Laut Global Menipis, Pengerukan Merusak Ekosistem

Tangkapan layar Marine Sand Watch menunjukkan dugaan pengerukan di lepas pantai timur Amerika Serikat. GAMBAR: UNEP

Darilaut – Praktik pengerukan pasir dari dasar laut telah merusak ekosistem dan menghabiskan cadangan pasir global.

Dengan menggunakan aplikasi Marine Sand Watch yang dirancang oleh Program Lingkungan PBB (UNEP) praktik tersembunyi pengambilan pasir laut tersebut terekam.

Melalui platform Marine Sand Watch tersebut telah mengungkap sesuatu yang selama ini tidak terlihat menjadi tampak. Platform ini sebagai upaya untuk menyelamatkan cadangan pasir dunia yang semakin menipis.

Perhatikan baik-baik peta interaktif dunia dan garis-garis merah muda berlekuk-lekuk terlihat di hampir setiap perairan laut utama, dari Teluk Meksiko hingga Teluk Benggala.

Garis-garis tersebut mewakili pergerakan kapal yang ditangkap melalui jaringan satelit dan stasiun pemantauan darat.

Tapi ini bukan sembarang kapal. Para peneliti menduga mereka melakukan pengerukan pasir dari dasar laut, sebuah praktik yang seringkali tidak diatur dengan baik sehingga merusak ekosistem laut dan menghabiskan cadangan pasir global, salah satu sumber daya alam paling berharga di dunia.

Peta interaktif ini merupakan bagian dari Marine Sand Watch, platform data publik pertama di dunia yang memantau pengerukan pasir dan sedimen lainnya.

“Pengerukan pasir dapat berdampak buruk terhadap keanekaragaman hayati dan perikanan,” kata Pascal Peduzzi, Direktur GRID Geneva, sebuah pusat informasi lingkungan yang diselenggarakan oleh UNEP.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Marine Sand WatchMerusak EkosistemPasir LautTambang PasirUNEA-6UNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Memilih Adalah Hak, Cek Terdaftar Sebagai Pemilih dan Lokasi TPS

Next Post

Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi PBB untuk Integritas Informasi Media Pers

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

18 April 2026
Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

18 April 2026

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Next Post
Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Bakamla Ikut Membantu Kapal MV Shahraz yang Kandas di Perairan Batam

Kabar Gembira, Paus Orca Bernama Tahlequah Berhasil Melahirkan

Tinggi Animo Mudik

Gempa Talaud M 7,1 Jenis Mekanisme Sesar Mendatar

Perubahan Iklim Memicu Intensifikasi Badai Siklon Biparjoy di Laut Arab

Potensi Ekstrem di Puncak Musim Hujan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.