Darilaut – Ikan purba Raja Laut (Coelacanth) kembali ditemukan nelayan Pulau Siladen, Taman Nasional Bunaken, Kota Manado, pada Jumat (26/6) pagi.
Setelah beredar temuan Raja Laut di perairan dekat Pulau Siladen dengan nama ilmiah Latimeria menadoensis, banyak yang ingin mengoleksi ikan fosil hidup tersebut.
Pada mulanya, nelayan Soni Pontoh, menemukan ikan Raja Laut dalam posisi mengapung di pernukaan laut, dekat perairan Pulau Siladen.
Soni bergegas ke Pulau Siladen dan mengabarkan ikan tersebut kepada Jimbris Kampong, salah satu karyawan Resort Siladen.
Mereka ke lokasi ikan Raja Laut yang mengambang. Jimbris langsung mengenali itu ikan Raja Laut.
Pengambilan gambar dilakukan di perairan, kemudian fosil hidup ini dibawa ke pinggir pantai di Pulau Siladen. Video temuan ikan Raja Laut dibagikan di grup internal Instruktur Scuba Schools International (SSI) chapter Sulawesi, sekira pukul 10.10 Wita.
Alumni Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Stephen Robert, M.Si, yang ada di grup SSI menyampaikan kepada Jimbris agar melakukan prosedur penanganan Raja Laut sebagai ikan yang dilindungi.
Identifikasi bagian tubuh luar, serta pengukuran panjang dan lebar dilakukan di dekat pantai. Selain itu, “agar tetap awet ikan purba tersebut dimasukan dalam Kulboks yang diberi pecahan balok es,” kata Stephen.




