Darilaut – Lebih dari 3 juta orang telah dievakuasi akibat Topan (typhoon) Bavi yang mendarat di Cina Timur pada Sabtu (11/7) malam, kemudian melintasi daratan Cina dan kini mendekati Semenanjung Shandong Senin (13/7) malam.
Bavi yang telah melemah menjadi badai tropis (Tropical Storm) bergerak ke utara timur laut dan timur laut diperkirakan akan melintasi pesisir Shandong dan memasuki Laut Kuning.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) pada Senin pukul 20.00 waktu setempat, Badai Tropis Bavi berpusat sekitar 150 kilometer timur laut Xuzhou. Sebelumnya, pukul 16.00, Bavi berpusat sekitar 100 kilometer timur laut Xuzhou.
Badai ini diperkirakan akan bergerak ke timur laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi wilayah timur Tiongkok hingga Laut Kuning, kata HKO.
Hingga Senin tercatat 3.007.125 telah dipindahkan untuk menghindari hantaman topan Bavi yang membawa hujan lebat dan angin kencang.
Di Provinsi Zhejiang 2,68 juta orang dievakuasi, 104.000 orang di Beijing, 34.000 orang di Shanghai, 3.713 orang di Fujian, di Anhui 14.000 orang, serta 171.412 orang di 13 kota di Liaoning.
Melansir Xinhua, Shenyang, ibu kota Provinsi Liaoning di timur laut Cina, mengeluarkan peringatan banjir merah dan meningkatkan respons darurat pengendalian banjir ke tingkat tertinggi pada Senin pagi. Badai Tropis Bavi yang bergerak ke utara membawa hujan deras ekstrem ke kota tersebut.



