Senin, Juli 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

DFW Indonesia Meminta Ada Tindakan Tegas Kasus 2 ABK di Kapal China

redaksi
9 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Menghangatnya Lautan Dapat Memicu Badai

Ilustrasi lautan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, meminta aparat penegak hukum Indonesia untuk melakukan upaya dan tindakan atas kejadian dan kasus yang menimpa anak buah kapal (ABK) Andry Juniansyah dan Reynalfi.

Keduanya diduga sebagai korban kerja paksa dan perdagangan orang yang dialami awak kapal perikanan Indonesia yang bekerja di kapal ikan berbendera China.

Reynalfi dan Andri Juniansyah melompat dari kapal ikan China LU QIAN YUA YU 901 saat kapal melintasi Selat Malaka. Mereka melompat karena tidak tahan dengan perlakuan dan kondisi kerja diatas kapal yang sering mendapatkan intimidasi, kekerasan fisik dari kapten dan sesama ABK asal China.

Setelah mengapung selama 7 jam, mereka akhirnya ditemukan dan mendapat pertolongan nelayan Tanjung Baai Karimun.

“Tindakan hukum yang tegas perlu dilakukan kepada mereka yang terlibat dalam praktik yang tidak berperikemanusiaan ini,” kata Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan, Senin (8/6).

DFW Indonesia menyarankan agar kepolisian Republik Indonesia segera melakukan penyelidikan terkait dugaan perdagangan orang sesuai UU Nomor 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Abdi mengingatkan bahwa di atas kapal LU QIAN YUAN YU 901 yang saat ini sedang berada di perairan Singapura masih ada 10 orang ABK Indonesia yang terindikasi juga menjadi korban kerja paksa dan perdagangan orang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Anak Buah KapalChinaDFW-IndonesiaperbudakanPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

30 Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Kekerasan di Kapal China

Next Post

Dunia Menyadari Kehidupan Sangat Bergantung dengan Alam

Postingan Terkait

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

13 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

13 Juli 2026

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Kampus Bukan Hanya Fokus Capaian Akademik, Penting Memperhatikan Kondisi Mental Mahasiswa

Next Post
Perubahan Iklim Berdampak pada Naiknya Muka Air Laut, Banjir dan Konflik Air

Dunia Menyadari Kehidupan Sangat Bergantung dengan Alam

Komentar tentang post

TERBARU

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

AmsiNews

REKOMENDASI

6 Kecamatan di Luwu Utara Terendam Banjir, 10 Meninggal

Bergerak 4.000 km Dari Pasifik Selatan Siklon Tropis Narelle Kini di Dekat Australia Barat Samudra Hindia

Di Bawah Tekanan Perubahan Iklim Ratusan Wali Kota dan Gubernur Menuju Kolombia

14 Provinsi Telah Miliki Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Hak Publik Mendapat Informasi Dibahas di Gorontalo

Ada Spesimen Ikan dan Moluska di Museum Zoologicum Bogoriense

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.