Minggu, Agustus 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

redaksi
9 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Topan Dolphin di Laut Cina Timur, pada Minggu (9/8) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Sebanyak 1684 kapal, 217 layanan kapal penyeberangan fery dan lebih dari 120 ribu orang dievakuasi mendekati pendaratan Topan (typhoon) Dolphin di pantai timur Cina.

Dolphin saat ini berada di Laut Cina Timur dengan jarak 275 km timur tenggara Wenzhou.

Sebelumnya, pada Minggu pukul 05.00 pagi, pusat Dolphin berada sekitar 310 kilometer Wenzhou.

Dolphin diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 14 kilometer per jam melintasi Laut Tiongkok Timur, serta menuju wilayah sekitar Zhejiang dan Fujian bagian utara, kata Observatorium Hong Kong (HKO).

Dolphin dengan intensitas topan yang sangat kuat (Very Strong Typhoon) Minggu pukul 06.00 bergerak lambat ke barat.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 945hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 45 meter per detik (85kt) dan kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (120 knot).

Menurut JMA area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di utara 330 km (180 NM) dan selatan 260 km (140 NM).

Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih utara 650 km (350NM) dan selatan 440 km (240 NM), kata JMA.

Xinhua melaporkan lebih dari 4.000 petugas pemantau setempat telah dikerahkan untuk memeriksa lebih dari 7.500 lokasi yang dianggap berisiko mengalami tanah longsor dan bencana geologi lainnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: HKOJMALaut Cina TimurTopan DolphinTyphoon Dolphin
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

8 Agustus 2026

Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

Unik, Lintasan Topan Dolphin Membentuk Pola Segi Enam Menuju Pantai Timur Cina

74 Mahasiswa Profesi Ners UNG Awali Langkah Menjadi Perawat Profesional

Topan Dolphin Berada Sangat Dekat dengan Pulau Okinawa Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 15 Ribu Warga di Provinsi Gorontalo Sulit Air Bersih

Typhoon Dolphin Struck Japan’s Amami and Okinawa Islands

TERBARU

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

Unik, Lintasan Topan Dolphin Membentuk Pola Segi Enam Menuju Pantai Timur Cina

74 Mahasiswa Profesi Ners UNG Awali Langkah Menjadi Perawat Profesional

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Lumba Samudra I Ditangkap di Tanjung Jabung

Bergelombang, Nelayan Melaut di Bitung dan Manado

Indonesia Persiapkan World Water Forum di Bali

Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

182 Hari Berturut di Tahun 2025 Hiu Paus Muncul di Perairan Botubarani, Gorontalo

Kisah Penambang Emas yang Selamat Dari Longsoran Suwawa: Pasrah, Berwudu dan Berdoa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.