Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bahaya Sampah Plastik Bagi Biota Laut dan Manusia

redaksi
23 Mei 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
SAMPAH

Ilustrasi sampah plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

MENINGKATNYA konsentrasi plastik di laut dan racun yang menempel pada plastik yang terurai, akan masuk dalam perut dan darah ikan. Jika ini dimakan manusia, akan terjadi akumulasi racun atau mikro plastik dalam tubuh manusia.

Selain itu, diperkirakan kematian biota laut, saat ini, akibat kesulitan pencernaan dan pernapasan (ingestion) dan akibat terjerat jaring ikan.

Sampah plastik terurai dari makroplastik, menjadi meso dan mikroplastik yang memakan waktu lama 50 – 500 Tahun. Bahaya pecahan plastik dan jaring ikan akan menutupi akar mangrove, polip terumbu karang, lamun dan permukaan dasar laut.

Hal ini yang menjadi hasil bahasan ASEAN Regional Forum, Marine Debris for Sustainable Fisheries and Food Security in South East Asia. Acara ini berlangsung di Nha Trang, Vietnam 12–15 Mei lalu, yang diselenggarakan oleh pemerintah Vietnam dam Thailand, didukung United States Departmen of State, USA dan Asean Secretariat.

Kegiatan tersebut dihadiri 90 Peserta yang merupakan perwakilan kementerian dan lembaga dari negara-negara ASEAN, Asia Selatan, East Asia dan USA dan FAO. Selain itu, ahli dibidang marine plastic debris, pengambil keputusan, innovators, NGOs dan dunia usaha, dari berbagai negara.

Para peserta berasal dari Vietnam, Thailand, Indonesia, Philippines, Myanmar, USA, Australia. Kemudian China, Srilangka, India, Pakistan, Laos, Kamboja, Brunai dan Timor Leste. Mewakili dunia usaha hadir Tetra Pack dan Meridian.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPMikroplastikSampah Lautsampah plastik
Bagikan57Tweet7KirimKirim
Previous Post

Kemenhub Kaji Tarif Khusus Kapal Penyeberangan, Siang Hari Bakal Lebih Murah

Next Post

NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

Postingan Terkait

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

31 Mei 2026
Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

31 Mei 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Next Post
NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

Komentar tentang post

TERBARU

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

AmsiNews

REKOMENDASI

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Pagi Ini Asap Kawah Utama Gunung Ruang Berwarna Kelabu

UNG Perkuat Satgas PPKPT

117 Titik Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia, Gorontalo di Pantai Hiu Paus Bone Bolango

Iduladha 1443 H, Prof Mohammad Nuh: Kita Semua Dikaruniai Kemampuan Menjadi Inovator Kebaikan

Tinggi Intensitas Pengeboman Ikan di Raja Ampat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.