Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tinggi Intensitas Pengeboman Ikan di Raja Ampat

redaksi
1 Juni 2019
Kategori : Berita
0
Tinggi Intensitas Pengeboman Ikan di Raja Ampat

FOTO: DARILAUT.ID

INTENSITAS penangkapan ikan dengan cara yang merusak (Destructive Fishing) di perairan Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, sangat tinggi.

Sepanjang 2019 ini, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memproses 5 kapal di Raja Ampat. Kasus ini ditangani petugas Penyidik Pegawai Negeri Sipil PSDKP.

Selain PSDKP, kasus serupa ditangani Polisi Perairan Polda Papua Barat. Seperti pada Sabtu 11 Mei, Polisi Perairan Polda Papua Barat meringkus pelaku pengeboman ikan di perairan Pam (Pulau Bambu), Distrik Waigeo Barat, Kepulauan Raja Ampat.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Yosias Krey, enam pelaku berinisial LM (37), LT (39), H (25), H (20), FR (17) dan M ditangkap petugas. Ke enam pelaku berdomisili di Pulau Ram, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong.

Barang bukti yang disita petugas berupa: 1 unit perahu kayu warna abu-abu merah, 3 Unit mesin merek yamaha enduro 15 PK, 1 kompresor merek Shark berwarna orange.

Barang bukti lainnya, 19 buah sumbu bom ikan, 312 ekor ikan bubara (hasil bom), 3 tanki minyak 25 liter, 3 selang minyak ukuran ± 3 meter dan 1 buah senter warna kuning merk Toshiba.

Tahun lalu, pada Minggu 3 Juni 2018, Satuan Polisi Perairan Polres Raja Ampat berhasil menangkap empat pelaku bom ikan di perairan pulau Pam yang berbatasan dengan Pulau Panjang di Distrik Waigeo Barat Kepulauan Raja Ampat. Sebelum diproses petugas, para pelaku melakukan perlawanan dengan cara melarikan longboat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bom Ikandestructive fishingKKPRaja Ampat
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Ini 33 Kasus Destructive Fishing Tahun 2019 yang Diproses Petugas

Next Post

15 Juni, Peringatan Coral Triangle Day di Bali

Postingan Terkait

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

6 September 2026
Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

6 September 2026

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Next Post
Terumbu karang

15 Juni, Peringatan Coral Triangle Day di Bali

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

AmsiNews

REKOMENDASI

Sejumlah Jenis Pari yang Dilindungi

Paus Orca di Pelabuhan Genoa dari Islandia

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kapal Perikanan Spanyol Tenggelam di Senegal, 7 ABK Dipulangkan ke Indonesia

Indonesia Berada di Pusaran Perdagangan Satwa Liar Dunia

Peneliti Indonesia, University of Leeds dan University of the Philippines Temukan Pemutihan Karang di Perairan Bau-Bau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.