Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bahaya Sampah Plastik Bagi Biota Laut dan Manusia

redaksi
23 Mei 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
SAMPAH

Ilustrasi sampah plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

MENINGKATNYA konsentrasi plastik di laut dan racun yang menempel pada plastik yang terurai, akan masuk dalam perut dan darah ikan. Jika ini dimakan manusia, akan terjadi akumulasi racun atau mikro plastik dalam tubuh manusia.

Selain itu, diperkirakan kematian biota laut, saat ini, akibat kesulitan pencernaan dan pernapasan (ingestion) dan akibat terjerat jaring ikan.

Sampah plastik terurai dari makroplastik, menjadi meso dan mikroplastik yang memakan waktu lama 50 – 500 Tahun. Bahaya pecahan plastik dan jaring ikan akan menutupi akar mangrove, polip terumbu karang, lamun dan permukaan dasar laut.

Hal ini yang menjadi hasil bahasan ASEAN Regional Forum, Marine Debris for Sustainable Fisheries and Food Security in South East Asia. Acara ini berlangsung di Nha Trang, Vietnam 12–15 Mei lalu, yang diselenggarakan oleh pemerintah Vietnam dam Thailand, didukung United States Departmen of State, USA dan Asean Secretariat.

Kegiatan tersebut dihadiri 90 Peserta yang merupakan perwakilan kementerian dan lembaga dari negara-negara ASEAN, Asia Selatan, East Asia dan USA dan FAO. Selain itu, ahli dibidang marine plastic debris, pengambil keputusan, innovators, NGOs dan dunia usaha, dari berbagai negara.

Para peserta berasal dari Vietnam, Thailand, Indonesia, Philippines, Myanmar, USA, Australia. Kemudian China, Srilangka, India, Pakistan, Laos, Kamboja, Brunai dan Timor Leste. Mewakili dunia usaha hadir Tetra Pack dan Meridian.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPMikroplastikSampah Lautsampah plastik
Bagikan57Tweet7KirimKirim
Previous Post

Kemenhub Kaji Tarif Khusus Kapal Penyeberangan, Siang Hari Bakal Lebih Murah

Next Post

NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

Postingan Terkait

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

12 Oktober 2026
Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

12 Oktober 2026

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Next Post
NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

NTB Usul Kawasan Konservasi Perairan Ditetapkan Secara Bertahap

Komentar tentang post

TERBARU

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Vince Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia, Tinggi Gelombang 11 Meter

Pekerja Indonesia dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang

Angin Kencang Merusak 526 Rumah di Gunung Kidul

Bibit Siklon Tropis 91S Terletak di Barat Daya Sumbar

Riset Udang yang Diminati Pasar Luar Negeri

Bibit Siklon Tropis 91W Bawa Angin kencang dan Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.