Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pembudidaya Rumput Laut di Nunukan, Hati-hati Lewati Batas Perairan Malaysia

redaksi
13 Juli 2019
Kategori : Berita, Laporan Khusus
0
Pembudidaya Rumput Laut di Nunukan, Hati-hati Lewati Batas Perairan Malaysia

Proses pengeringan hasil budidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. FOTO: DARILAUT.ID

NELAYAN dan pembudidaya rumput laut di Pulau Sebatik dan Nunukan, Kalimantan Utara, diingatkan untuk lebih berhati-hati. Lokasi budidaya rumput laut ini harus ditata agar tidak melewati batas perairan Malaysia.

“Hati-hati, jangan sampai melebihi batas di perairan Malaysia,” kata Konsulat RI di Tawau, Septiani dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Efektivitas Pelayanan Kepelabuhanan dan Evaluasi Operasional Pelabuhan Perikanan” SKPT Sebatik, awal Juli lalu.

Kegiatan FGD ini diselenggarakan Direktorat Jenderal perikanan Tangkap-Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Septiani mengingatkan soal ini karena di laut, batas antara Indonesia dan Malaysia tidak kelihatan. Bila melewati batas, dianggap sudah bekerja di Malaysia. Untuk bekerja di wilayah Malaysia harus memiliki dokumen resmi.

Pada Januari 2019, sejumlah pembudidaya rumput laut Nunukan ditangkap petugas Malaysia karena telah melewati batas perairan Malaysia. Setelah melalui proses dengan pelanggaran melewati batas wilayah perairan Malaysia, puluhan pembudidaya rumput laut ini dipulangkan ke Nunukan.

Menurut Septiani, terkait dengan batas wilayah akan dilakukan pengukuran ulang antara Indonesia dan Malaysia.

Septiani mengatakan, Sabah Malaysia, juga sedang membuka investasi pengolahan rumput laut. Malaysia sangat peduli dengan setiap komoditi perikanan yang masuk melalui Tawau. Sejauh ini, tidak ada masalah komoditi perikanan dari Sebatik ke Tawau.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPPerbatasan Indonesia - MalaysiaRumput LautSKPT Sebatik
Bagikan58Tweet8KirimKirim
Previous Post

Indonesia – Malaysia Bahas Penangkapan Kapal Ikan

Next Post

Di Sektor Timur Laut Natuna, 6 Kapal Ikan Vietnam Dihalau dari Perairan Indonesia

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Di Sektor Timur Laut Natuna, 6 Kapal Ikan Vietnam Dihalau dari Perairan Indonesia

Di Sektor Timur Laut Natuna, 6 Kapal Ikan Vietnam Dihalau dari Perairan Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Tim SAR Cari Nelayan yang Terhempas Gelombang di Pangandaran

TNI Angkatan Laut Menggelar Vaksinasi Bagi Nelayan di Tengah Laut

Hati-Hati Berinteraksi dengan Anjing Laut Macan Tutul

51 Orang Tewas Karena Banjir di Filipina, 19 Hilang

Siklon Tropis Parah Herman Meningkat Cepat Menjadi Kategori 4 di Samudra Hindia

Perusahaan Besar Menghentikan Pelayaran di Laut Merah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.