Kepala kelompok kampanye di Prancis mengatakan kepada Reuters, yakin ikan itu sengaja dibuang. Sea Shepherd Prancis mengatakan tumpahan itu mempengaruhi lebih dari 100.000 ikan.
Menurut Menteri Kelautan Prancis Annick Girardin gambar ikan mati itu “mengejutkan” dan telah meminta otoritas pengawasan penangkapan ikan nasional negara itu untuk meluncurkan penyelidikan atas kecelakaan tersebut.
Kapal pukat seperti Margiris menggunakan jaring tarik berukuran lebih dari satu kilometer panjangnya dan memproses ikan di pabrik di atas kapal, sebuah praktik yang dikritik keras oleh para pencinta lingkungan.
Kapal ikan Margiris pernah diprotes para aktivis lingkungan dan terpaksa meninggalkan perairan Australia pada 2012.
Data lalu lintas oleh marinetraffic.com pada hari Jumat menunjukkan kapal, yang dimiliki oleh perusahaan Belanda Parleviliet & Van der Plas dan berlayar di bawah bendera Lithuania, masih terlibat dalam kegiatan penangkapan ikan di lepas pantai Prancis.





Komentar tentang post