Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

1070 Tumbuhan Terancam Punah, 214 Spesies Kritis

redaksi
13 Juni 2023
Kategori : Berita, Konservasi
0
1070 Tumbuhan Terancam Punah, 214 Spesies Kritis

Tanaman khas Gorontalo dengan nama lokal “malahengo” terancam punah. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Riset konservasi tumbuhan masih sangat terbatas di Indonesia. Hal ini tidak bisa mengimbangi dengan laju kepunahan.

Padahal, saat ini, menurut Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan Kebun Raya dan Kehutanan (KTKRK) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andes Hamuraby Razak, ada sekitar 1070 tumbuhan yang terancam kepunahan, 214 spesies masuk dalam kategori kritis.

Dalam seminar “250 Tahun Reinwardt dan Peranannya Terhadap Konservasi Tumbuhan,” pada Rabu (7/6), Andes mengatakan untuk konservasi tumbuhan sedang menghadapi tantangan yang cukup berat. Terutama dari segi tingkat penurunan populasi tumbuhan yang sangat cepat di alam.

BRIN melalui KTKRK berperan dalam memberikan rekomendasi aksi strategi konservasi tumbuhan serta cara-cara untuk peningkatan populasi seperti rekomendasi perbanyakan tumbuhan yang terancam kepunahannya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang memiliki otoritas dalam pengelolaan hutan.

Secara umum kami hanya menyediakan teknologi untuk penigkatan populasi, sementara eksekusinya terhadap rencana aksi strategi itu menjadi ranah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kata Andres.

Profesor Riset di Pusat Riset KTKRK Didik Widyatmoko menjelaskan berdirinya Kebun Raya Bogor pada 18 Mei 1817 momentum bersejarah pentingnya institusionalisasi penelitian.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINKebun RayaKLHKKonservasi Tumbuhan
Bagikan4Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pengguna Facebook 3 Miliar, Terbanyak Platform Digital Tahun 2023

Next Post

Besok Siklon Tropis Biparjoy Akan Mendarat di Pakistan dan India

Postingan Terkait

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

20 Juli 2026
Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

20 Juli 2026

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Besok Siklon Tropis Biparjoy Akan Mendarat di Pakistan dan India

Besok Siklon Tropis Biparjoy Akan Mendarat di Pakistan dan India

Komentar tentang post

TERBARU

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

AmsiNews

REKOMENDASI

Amnesty International Indonesia: Situasi HAM Tahun 2025 Mengalami Erosi Terparah

Suhu Global Akan Meningkat

Gempa Kuat M 6,7 Guncang Bengkulu

Sampaikan Aspirasi Penambang Pohuwato, Komisi III Temui Penjagub Gorontalo

Mahasiswa UGM Ekspedisi di Pulau Sabu Raijua

Tim SAR Gabungan Temukan Kotak Hitam FDR Pesawat Sriwijaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.