Hingga Senin (17/8) terdapat 11,675 orang yang mengungsi. Data sementara 4,674 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 2.806 rusak berat, 727 rusak sedang dan 1.141 rusak ringan.
Tim pencarian dan pertolongan (SAR) masih melakukan penyisiran di lokasi terdampak bencana. Lebih dari 60 warga meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat penanganan darurat bencana gempa bumi di NTT, menyiapkan pembangunan rumah sakit lapangan sebagai langkah kedaruratan untuk memastikan pelayanan kesehatan. Selain itu, menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa bumi melalui jalur laut dan udara.
Gempa bumi M 7,7 di NTT juga merusak infrastruktur dasar, seperti listrik dan jaringan komunikasi. Pos Pendamping Nasional (Pospenas) merilis perbaikan infrastruktur listrik dan jaringan komunikasi berjalan optimal.



