Jumat, Agustus 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

redaksi
27 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir bandang dahsyat di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet-Cina akibat runtuhnya gletser Himalaya, pada hari Rabu (26/8). GAMBAR: POTONGAN VIDEO AP

Ratusan orang masih hilang setelah banjir dahsyat di Nepal dan Tiongkok tersebut. Badan bantuan darurat PBB telah mengucurkan dana sebesar $2 juta, serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirimkan obat-obatan, perlengkapan, dan tenda.

Saat kabar mengenai bencana tersebut mencuat pada Rabu pagi, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyatakan solidaritasnya terhadap para korban dan keluarga yang terdampak banjir.

Runtuhnya gletser di ketinggian lembah curam Himalaya disebut-sebut sebagai kemungkinan penyebab banjir bandang dan tanah longsor mendadak yang telah menghancurkan permukiman serta menghanyutkan jembatan dan jalan raya.

Melansir UN News, Distrik Rasuwa, yang terletak sekitar 80 kilometer di utara Kathmandu di wilayah Nepal utara, terdampak sangat parah.

Wilayah ini mencakup kota Timure, Rasuwagadhi, dan Syabrubesi—destinasi pendakian populer bagi wisatawan, pendaki gunung, dan peziarah yang hendak menuju Lembah Langtang.

Wilayah tersebut juga pernah dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 pada April 2015 yang menewaskan lebih dari 8.800 orang.

Oktober lalu, hujan deras memicu banjir bandang dan tanah longsor di wilayah timur dan tengah Nepal, yang berdampak pada lebih dari 30.000 orang.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Banjir BandangBanjir HimalayaBanjir NepalPBBTanah LongsorTibet
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Next Post

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

Postingan Terkait

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

28 Agustus 2026
Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

28 Agustus 2026

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

Topan Saudel di Laut Cina Timur Mendekati Wenzhou di Pesisir Zhejiang

Mahasiswa UNG Gelar Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Gorontalo

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Next Post
Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

TERBARU

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

Topan Saudel di Laut Cina Timur Mendekati Wenzhou di Pesisir Zhejiang

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir dan Longsor di Manado, 9 Meninggal Dunia

Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

KM Lambelu Sudah Bebas Covid-19

Tim SAR Evakuasi 138 Jenazah Korban Banjir di NTT, 49 Dalam Pencarian

Masyarakat Diimbau Hemat Air

Apa saja Peraturan Terkait Tata Ruang Laut 2019?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.