JTWC menginformasikan bahwa 90S memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Gambar inframerah dan gelombang mikro menunjukkan konveksi dalam pada inti sirkulasi tingkat rendah (LLC) berorientasi ke timur-barat.
Analisis menunjukkan sistem ini berada di area yang menguntungkan untuk pengembangan dengan arus keluar kutub, suhu permukaan laut yang sangat hangat (30-31°C) diimbangi oleh geseran angin sedang (15-20 knot).
Diperkirakan sistem akan bergerak ke selatan-tenggara dan secara bertahap meningkat selama 1 hingga 2 hari ke depan.
Angin permukaan sekitar 40-50 km/jam (22-28 knot). Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1001 mb.
Konvergensi
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Jumat (6/5) bahwa Bibit Siklon Tropis 92B terpantau berada di Laut Andaman.
Sistem ini cenderung bergerak menjauhi wilayah Indonesia dan membentuk daerah konvergensi memanjang di Laut Andaman, dari Malaysia hingga Thailand, di Samudra Hindia barat Aceh.
Kemudian, dari perairan barat hingga pesisir timur Aceh, dari perairan barat Sumatra Utara hingga Selat Malaka, dan dari perairan barat Sumatra Barat hingga Riau.
Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Riau hingga Malaysia, di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga barat daya Banten, dari Jawa Timur hingga Jawa Barat.





Komentar tentang post