Sabtu, Agustus 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

ABK Asal Lampung Meninggal di Kapal China

redaksi
9 Juli 2020
Kategori : Berita
0
Hari Pelaut Sedunia di Tengah Pandemi Covid-19

Ilustrasi kapal. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Seorang awak kapal perikanan Indonesia yang bekerja di kapal ikan bendera China dilaporkan meninggal dunia.

Anak Buah Kapal (ABK) asal Provinsi Lampung bernama Yadi tersebut, bekerja di kapal China LU QIAN YUAN YU 117 dan kemudian dipindahkan ke kapal LU QIAN YUAN YU 118 bersamaan dengan proses transfer cumi hasil tangkapan.

Fisher Centre SAFE Seas Bitung pada rabu, 8/7/2020 telah menerima pengaduan atas kasus ini. Pengaduan yang disampaikan, korban meninggal akibat sakit karena selama di kapal sering mendapat perlakukan tidak manusiawi dari kapten kapal.

Pengelola Fisher Centre Bitung, dan juga manajer lapangan SAFE Seas DFW Indonesia, Laode Hardiani mengatakan, selama bekerja di kapal LU QIAN YUAN YU 118, ABK Indonesia mengalami kekerasan fisik, makanan tidak terjamin dan sakit tetap dipaksa bekerja.

“Walaupun sudah banyak korban, perlakuan yang diterima oleh ABK Indonesia di kapal China tidak berubah” kata Laode Hardiani, Rabu (8/7).

Yadi meninggal akibat pemukulan dari kapten, tendangan yang mengenai dada korban. Setelah pemukulan itu Yadi langsung jatuh sakit. Ironisnya lagi pada saat sakit, Yadi tidak diberi makan, ketika kondisi sudah kritis baru diberi roti dan susu.

Yadi meninggal pada saat kapal melakukan operasi penangkapan cumi di perairan Argentina sekitar 2 minggu lalu.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Anak Buah KapalChinaDFW-IndonesiaperbudakanPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Nutrisi untuk Cegah Stunting Harus Jadi Perhatian

Next Post

Banyak Nama Lokal Hiu Berjalan Halmahera

Postingan Terkait

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

1 Agustus 2026
BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

1 Agustus 2026

Potensi Hujan dan Angin Kencang di Indonesia

Topan Super Dolphin Pertahankan Kekuatan Menuju Selatan Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 5 Ribu Orang Kesulitan Air Bersih di Provinsi Gorontalo

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Tim Penanggulangan Bencana Salurkan Air Bersih di 3 Kabupaten

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Next Post
Banyak Nama Lokal Hiu Berjalan Halmahera

Banyak Nama Lokal Hiu Berjalan Halmahera

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Potensi Hujan dan Angin Kencang di Indonesia

Topan Super Dolphin Pertahankan Kekuatan Menuju Selatan Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 5 Ribu Orang Kesulitan Air Bersih di Provinsi Gorontalo

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Tim Penanggulangan Bencana Salurkan Air Bersih di 3 Kabupaten

AmsiNews

REKOMENDASI

INC Pilih Ketua Baru untuk Memimpin Negosiasi Perjanjian Global Tentang Polusi Plastik

Dosen UNG Bergelar Doktor Bertambah

Lebih Dari 40 Website Member AMSI Masuk Top 100 Similarweb Februari 2026, Salah Satunya Darilaut.id

Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Forum Air Dunia, Hanya 38 Persen Debit Air Sungai Posisi Normal

Merkuri Dapat Meracuni Sumber Pangan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.