Rabu, Agustus 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada 3 Jenis Wisata Terumbu Karang, Apa Saja?

redaksi
27 September 2020
Kategori : Berita, Travel
0
Setiap Hari 100 Kilogram Potasium Sianida Disebar di Lautan Indonesia

Terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kepulauan Indonesia merupakan pusat terumbu karang dunia. Terumbu karang ini menjadi penting karena memberikan kontribusi yang cukup besar bagi sektor pariwisata.

Menurut Kelompok Ahli Gubernur Bali Bidang Pariwisata, Cipto Aji Gunawan, ada tiga jenis wisata yang terkait dengan terumbu karang.

Pertama, wisata diving dan snorkeling atau sering disebut wisata bawah air. Kedua, wisata memancing. Ketiga, surfing.

Dalam webinar STDev Forum bertajuk “Pengembangan dan Penataan Model Archipelago Tourism and Marine Tourism Di Era Adaptasi Kenormalan Baru”, Kamis (24/9, menurut Cipto, wisata surfing terdapat pada 52 lokasi di Indonesia.

Lalu, ada 68 lokasi untuk wisata diving. Terakhir, terdapat 20 lokasi wisata memancing.

Lokasi ini kemungkinan akan bertambah karena adanya pembukaan destinasi wisata baru. Untuk itu, perlu membuat suatu pemetaan terbaru terkait dimana saja lokasi destinasi wisata yang dapat dikembangkan lagi, serta menjadikan lokasi tersebut sebagai sustainable tourism.

Kelapa Balai Taman Nasional, Wakatobi Darman, mengatakan, Indonesia merupakan salah satu segitinga terumbu karang dunia. Destinasi wisata yang memiliki potensi terumbu karang yakni di Wakatobi, karena memiliki luas terumbu karang 54,500 hektare.

Selain itu potensi sumber daya alam lainnya yang ada di Wakatobi, antara lain mangrove, habitat penyu, ekosistem lamun, habitat burung pantai, habitat mamalia laut, dan ikan ekonomis.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifNusa Tenggara Timurpariwisata berkelanjutanTerumbu KarangWakatobi
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Potensi Bahari Daya Tarik Untuk Pariwisata Berkelanjutan

Next Post

BNPB – UGM Kerja Sama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Tsunami

Postingan Terkait

El Niño Akan Memberikan Dorongan Ekstra pada Suhu Global

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

5 Agustus 2026
Penjelasan Dampak Global El Niño

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

5 Agustus 2026

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

Topan Dolphin Pertahankan Kekuatan di Selatan Tokyo, Bawa Gelombang 15 Meter

Next Post
BNPB – UGM Kerja Sama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Tsunami

BNPB - UGM Kerja Sama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Tsunami

Komentar tentang post

TERBARU

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

AmsiNews

REKOMENDASI

Mantra Menyelam di Barrier Reef Piramida Botutonuo Gorontalo

Tanah Longsor dan Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

Klaim Asuransi Nelayan Capai Rp 377 Milyar

Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Kapal SB Evelyn diduga Terbalik dan Tenggelam

Hiu Paus yang Terperangkap Jaring Ikan di Lombok Timur Berhasil Diselamatkan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.