Sebelumnya, langkah yang sama telah dilakukan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Untuk kicauan di Twitter yang telah dihapus di akun @infoBMKG ada sedikit ralat tweet sebelumnya, karena ada emoticon yang kurang pas dan ada penegasan pernyataan.
“#BMKG tidak mencatat adanya gempa yang menyebabkan tsunami malam ini. Yang terjadi di Anyer dan sekitarnya bukan tsunami karena aktivitas seismik gempa. … Tetap tenang . . Sedikit ralat tweet sebelumnya, karena ada emoticon yang kurang pas dan ada penegasan pernyataan.”*





Komentar tentang post