“Sebagian besar analisis teknologi yang muncul, opsi manajemen, atau kebiasaan baru mengasumsikan bahwa kita akan memiliki akses ke jumlah air tawar yang sama seperti saat ini, tetapi untuk sebagian besar tempat, hal ini tidak akan terjadi.”
Berikut adalah beberapa aspek air yang paling penting untuk dipertimbangkan:
• Produksi energi. Terlepas dari krisis energi baru-baru ini, laporan IPCC mengungkapkan optimisme untuk masa depan. Biaya unit energi terbarukan sekarang turun dengan cepat – untuk energi surya sebanyak 85 persen sejak 2010 – dan elektrifikasi terjadi dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Sistem fotovoltaik (Photovoltaics) angin dan surya juga menggunakan lebih sedikit air daripada pembangkit listrik berbahan bakar fosil.
Tetapi banyak sumber energi – seperti tenaga air, bioenergi, dan pembangkit energi panas dari tenaga nuklir – membutuhkan air dalam jumlah besar.
Akses ke air tawar dapat menjadi kendala dengan meningkatnya permintaan air dan meningkatnya kelangkaan yang ditemukan di banyak bagian dunia.
• Pangan dan pertanian. IPCC sebelumnya telah memperingatkan bahwa pemanasan global telah berdampak pada produksi pangan global dan laporan baru tersebut menyerukan perubahan besar di sepanjang rantai nilai pangan, yang ditujukan kepada produsen dan konsumen.





Komentar tentang post