“Kami didirikan oleh lima jurnalis yang, mohon maaf, isi kantongnya juga enggak banyak,” kenang Cak Luki, panggilan akrab Dwi Eko Lokononto.
Ia menilai reputasi, kepercayaan publik, dan kepedulian terhadap karyawan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan.
Cak Luki menyebut Beritajatim.com menjaga komitmen untuk tidak terlambat membayar gaji selama sekitar 20 tahun, termasuk berupaya melindungi kesejahteraan karyawan ketika pandemi Covid-19 menekan industri media.
Guna menghadapi perubahan teknologi, Beritajatim.com mengembangkan produksi audio, studio, dan media sosial, sekaligus memperluas layanan konsultasi komunikasi, media monitoring, dan social media monitoring. Cak Luki menilai kolaborasi antarmedia dan jejaring industri, termasuk melalui AMSI, penting untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan produk, dan membuka peluang bisnis baru.
Diskusi ini menegaskan bahwa keberlanjutan media tidak cukup hanya dengan meningkatkan pendapatan iklan. Perusahaan pers perlu memperkuat posisi ekonomi dalam ekosistem digital, mendiversifikasi sumber pemasukan, dan mengembangkan layanan baru sembari menjaga independensi redaksi serta kualitas jurnalistik.
Melalui IDMC 2026, AMSI mendorong pelaku industri media untuk membangun strategi transformasi yang sesuai dengan perubahan ekosistem informasi. Tujuannya bukan hanya menjaga kelangsungan bisnis, tetapi juga memastikan pers tetap mampu menyediakan informasi berkualitas bagi masyarakat.



