Pelatihan ini juga semakin mengingatkan bahwa dalam saat melakukan share atau membagi sesuatu di media sosial, harus terlebih dahulu memikirkan dampak positif dan negatif bagi diri sendiri dan orang lain.
“Saya juga mendapatkan informasi bagaimana medsos bukan hanya bermanfaat bagi eksistensi diri, tetapi ruang bisnis. Jadi, banyak hal yang kami dapatkan dari adanya pelatihan ini,” kata Obi yang baru menyelesaikan sarjana strata satu di Universitas Palangka Raya itu.
AMSI Kalimantan Tengah mengundang berbagai elemen yang ada di Palangka Raya sebagai peserta. Mulai dari guru, dosen, mahasiswa, ASN serta lembaga lainnya.
Pemateri dari AMSI Nasional, Muhamad Nurfahmi menjelaskan, materi yang disampaikan yaitu: dampak media sosial untuk pemahaman, rilis pers dan esensi karya jurnalistik, mengenali advertorial dan bentuk native advertising lain.
Mengenali jurnalisme yang mengabdi untuk publik, meretas algoritma media sosial anda. Kebenaran, bukti dan batasan jurnalisme serta mewaspadai makna ganda efek visual/ foto dalam berita.





Komentar tentang post