Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

redaksi
30 Juli 2024
Kategori : Berita
0
Apa Saja Penyebab Suhu Dingin di Musim Kemarau

Ilustrasi suhu dingin. FOTO: DARILAUT.ID

Eddy menjelaskan evolusi pergerakan semu matahari terhadap bumi ini akan diikuti dengan evolusi perubahan suhu di permukaan bumi. Polanya mirip, namun ada jeda waktu atau lag-time.

Penurunan suhu yang terjadi diakibatkan oleh bertiupnya udara dingin dari wilayah Australia. Namun, udara dingin yang bertiup dari wilayah Kutub Selatan ini akibat fenomena aphelion yang menyebabkan wilayah bumi bagian selatan tidak mendapatkan panas matahari.

Karena itu, para periset tidak hanya berfokus pada pergerakan massa uap air kering yang berasal dari Benua Australia, menuju belahan bumi utara yang melintasi kawasan timur Indonesia. Namun juga diikuti dengan penelitian sebab lainnya.

“Jadi kalau ada satu dua kawasan yang mengikuti pola itu, dugaan saya mekanismenya masih perlu dikaji dan diteliti. Apa ada pengaruh posisi matahari terjauh dari bumi yang menyebabkan suhu menjadi drop,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan sejumlah wilayah Indonesia saat ini menghadapi fenomena udara dingin. Menurut BMKG fenomena suhu dingin tersebut menjelang puncak musim kemarau di bulan Juli-Agustus, terkadang sampai September.

Hal ini disebabkan oleh Angin Monsun Australia yang bertiup menuju Benua Asia melewati Wilayah Indonesia dan perairan Samudera Hindia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih rendah (dingin). Angin Monsun Australia ini bersifat kering dan sedikit membawa uap air, apalagi pada malam hari di saat suhu mencapai titik minimumnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BMKGBRINFenomena Suhu Udara DinginSuhu Dingin
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

31,9 Juta Ton Timbunan Sampah Indonesia,  11 Juta Ton Tidak Terkelola

Next Post

KPU Kabupaten Gorontalo Memastikan Persiapan Tahapan Pencalonan Pilkada 2024

Postingan Terkait

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

26 Oktober 2026
Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

26 Oktober 2026

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Next Post
KPU Kabupaten Gorontalo Memastikan Persiapan Tahapan Pencalonan Pilkada 2024

KPU Kabupaten Gorontalo Memastikan Persiapan Tahapan Pencalonan Pilkada 2024

TERBARU

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Darat M 6,4 Mengguncang Garut, Jawa Barat

Provinsi Gorontalo Lima Besar Penyakit Akibat Polusi Udara Seperti Stroke dan Jantung Iskemik

Lumba-lumba Mati Terdampar di Nusa Dua

Ekspedisi Nusantara Jaya, 28 Hari dengan KRI Dewaruci

10 Mahasiswa UNG Terseret Arus Sungai, 3 Orang Meninggal Dunia

Wabah Sargassum yang Melepas Fosfor Telah Mencemari Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.