Pada 2017, kata Syarif, sentra penghasil budidaya rumput laut di Kepulauan Kei Kecil mulai berkurang karena serangan penyakit ice-ice. Serangan ini cukup massif, sehingga pembudidaya rumput laut mulai berkurang. Salah satunya di Desa Sathean.
Untuk Uji coba, aplikasi digital tersebut direncanakan pada September mendatang di dua lokasi. Pertama, di lokasi perairan tertutup, seperti di teluk kecil. Kedua, di lokasi perairan semi tertutup.
Menurut Chief Executive Officer (CEO) PT Zetmi, Wihananto Sarosa, PT Zetmi hadir untuk penguatan aspek teknologi digital di sektor kelautan dan perikanan. Aplikasi digital yang dikembangkan Zetmi, Nelayan Nusantara dan untuk pembudidaya rumput laut.
Dengan membuat aplikasi ini, kata Wihananto, diharapkan masyarakat luas, khususnya nelayan kecil dan pembudidaya dapat memanfaatkan teknologi ini ke arah yang positif.*





Komentar tentang post