Penerapan e-log book penangkapan ikan Indonesia pertama di Asean dan kedua di Asia setelah Korea Selatan, pernah disampaikan Farid Ma’ruf, USAID Oceans Specialist on Electronic Catch Documentation and Traceability (e-CDT).
Menurut Syahril, penerapan e-log book penangkapan ikan Indonesia sudah disosialisasikan dalam berbagai forum. Sosialisasi ini bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga regional. Seperti yang baru saja dilaksanakan di Dili – Timor Leste, pada 24 – 29 Juni 2019 melalui Workshop on Catch Documentation and Traceability (CDT) system design.
Dalam workshop yang diselenggarakan atas kerjasama Sekretariat Regional Coral Triangle Initiative (CTI) dan USAID Oceans Project, Indonesia menyampaikan perkembangan implementasi program eCDT melalui e-log book. Aplikasi ini memudahkan nelayan untuk mengirimkan data secara langsung dan terkini.
Timor Leste tertarik menggunakan aplikasi ini. Selanjutnya, Indonesia bersedia sharing pengalaman dan mengajarkan aplikasi e-log book penangkapan kepada negara-negara anggota CTI.
“Bulan Juli ini, Ditjen Perikanan Tangkap akan menyampaikan e-log book penangkapan ikan kepada 27 Negara Sahabat dalam program Capacity Building Bidang Kelautan dan Perikanan,” kata Syahril.*





Komentar tentang post