Untuk memastikannya, dapat bertanya pada dokter secara daring (dalam jaringan) di Halodoc.com. Tanpa perlu keluar rumah, diskusi dengan dokter dapat dilakukan kapan dan di mana saja.
Rasa takut adalah respons yang normal terjadi pada tubuh dan akan timbul ketika merasakan ancaman, yang terbentuk untuk menjaga rasa aman. Hal tersebut dapat terjadi karena ancaman secara emosional, sosial, hingga fisik. Respons ini terjadi ketika terdapat interaksi antara sistem limbik dengan otak kognitif seseorang.
Saat tubuh telah mengidentifikasi ancaman, respons pilihan untuk melawan atau lari dapat timbul. Hal ini adalah respons biologis tubuh terhadap rasa takut.
Anggota Ikatan Psikolog Klinis & Halodoc, Emeldah mengatakan, gejala psikosomatis dapat berubah-ubah tergantung psikologis seseorang.
Beberapa gejala yang sering dirasakan pengidap psikosomatis meliputi; jantung berdebar, sesak nafas, lemas, nyeri ulu hati, tidak ada nafsu makan, susah tidur, nyeri kepala, nyeri seluruh tubuh, demam, batuk dan pilek.
“Ketika ada keluhan dari sisi fisik dan psikis ketika stres, jadi suka psikosomatis, kok aku sesak nafas, padahal sesak itu karena cemas,” ujar Emeldah dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Minggu (29/3).





Komentar tentang post