Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Siklon Sangat Parah Tej Akan Mendarat di Timur Yaman

redaksi
23 Oktober 2023
Kategori : Berita
0
Badai Siklon Sangat Parah Tej Akan Mendarat di Timur Yaman

Badai Siklon (Cyclonic Storm) Tej yang sedang bergerak di Laut Arab akan mendarat di timur Yaman. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Siklon Sangat Parah (Very Severe Cyclonic Storm) Tej yang bergerak di Laut Arab diperkirakan akan mendarat di timur Yaman.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Indo-Pasifik (Indo-Pacific Tropical Cyclone Warning Center) melalui akun X (sebelumnya Twitter) @IPTCWC, Tej membawa kondisi berbahaya di timur Yaman, Senin (23/10) malam ini.

Meski kecepatan angin maksimum telah berkurang hingga 85 knots (100 mph), system akan membawa angin kencang dan hujan lebat.

Ini sistem yang berbahaya. Sistem ini, membawa angin yang merusak, hujan deras, gelombang badai, gelombang laut yang ganas.

Selama enam jam terakhir, Tej terletak 257 km barat daya Salalah, Oman, dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot), kata kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Tej akan terus bergerak ke arah barat laut menuju Yaman timur, dan diperkirakan akan mendarat sebelum 12 jam ke depan.

Saat mendarat, dengan kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan, secara bertahap akan melemahkan sistem tersebut.

Setelah itu, kata JTWC, peningkatan masuknya udara kering dari Semenanjung Arab serta interaksi daratan dengan gurun kering di Yaman akan cepat mengikis sistem tersebut hingga menghilang dalam waktu 36 jam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai TejJTWCLaut ArabYaman
Bagikan18Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pohon Tertua Masih Dipertahankan di Pusat Kota Gorontalo

Next Post

Negara-Negara ASEAN Perkuat Penanganan Polusi Plastik dan Sampah Laut

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Banjir Banyak Membawa Sampah Plastik ke Laut

Negara-Negara ASEAN Perkuat Penanganan Polusi Plastik dan Sampah Laut

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Tanpa Kredibilitas Media Massa Akan Bangkrut

Program SMART-Fish Beri Keuntungan Bagi Pembudidaya Ikan

SDGs Belum Sesuai Rencana, Wilayah Perkotaan Rentan Gelombang Panas dan Polusi Udara

Cara Lebanon Mengurangi Limbah

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Dirjen Diktiristek: Hilirisasi Riset Penanda Transformasi UNG Menuju Universitas Berkelas Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.