Sabtu, September 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Chan-hom Mendekati Tokyo, Peilou ke Pasifik Utara

redaksi
11 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Chan-hom Mendekati Tokyo, Peilou ke Pasifik Utara

Badai tropis (tropical storm) Chan-hom di dekat Tokyo, pada Selasa (11/8) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Prakiraan intensitas badai sangat dipengaruhi oleh keberadaan pusaran air laut (oceanic eddies) dan interaksi Chan-hom dengan pusat tekanan rendah di lapisan atas atmosfer di sebelah selatan.

Badai ini, kata JTWC, telah melintasi pusaran air dingin pada Senin (10/8), yang berkontribusi pada penurunan aktivitas konveksi dalam (deep convection) dalam jangka pendek.

Badai akan melintasi pusaran air yang jauh lebih hangat dari Arus Kuroshio—dengan suhu permukaan laut mencapai 27–28°C. Kondisi ini berpotensi memulihkan kembali aktivitas konveksi dalam.

Namun, peningkatan wind shear (perbedaan kecepatan/arah angin) dan masuknya udara kering (dry entrainment) yang disebabkan oleh pusat tekanan rendah di dekatnya kemungkinan besar akan membatasi atau bahkan mencegah intensifikasi badai.

Pergerakan badai melintasi wilayah dataran tinggi di Honshu bagian tengah akan menyebabkan Chan-hom melemah dengan cepat hingga di bawah intensitas badai tropis saat mencapai Laut Jepang bagian selatan.

Geseran angin (shear) yang kuat dan udara kering yang terkait dengan pusat tekanan rendah di lapisan atas (upper low) di sebelah tenggara badai pada saat itu diperkirakan akan menghambat proses reorganisasi badai di atas Laut Jepang.

Badai Peilou

Sementara itu badai tropis Peilou bergerak ke timur laut mengarah ke Pasifik utara. Peilou – topan Jepang nomo 16 – memiliki tekanan udara pada pusatnya 992 hPa.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Badai Tropis Chan-homBadai Tropis PeilouJMAJTWCTokyo
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rektor UNG: Program KKN Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa

Next Post

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

Postingan Terkait

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat “Tsunami Himalaya” PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

26 September 2026
Waspada Fenomena Harvest Moon yang Berpotensi Naiknya Permukaan Air Laut

Waspada Fenomena Harvest Moon yang Berpotensi Naiknya Permukaan Air Laut

26 September 2026

Malam Ini Harvest Moon, Piringan Bulan Bulat Utuh dan Terang

Badai Tropis Surigae Menguat di Laut Filipina

KKN UNG di Huangobotu Berfokus pada Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan

Dampak Nyata Naiknya Permukaan Laut

Naiknya Permukaan Laut Mengancam Rumah, Sistem Pangan dan Infrastruktur

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Next Post
Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

TERBARU

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat “Tsunami Himalaya” PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

Waspada Fenomena Harvest Moon yang Berpotensi Naiknya Permukaan Air Laut

Malam Ini Harvest Moon, Piringan Bulan Bulat Utuh dan Terang

Badai Tropis Surigae Menguat di Laut Filipina

KKN UNG di Huangobotu Berfokus pada Pemasaran Produk Olahan Hasil Perikanan

Dampak Nyata Naiknya Permukaan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

One Ocean Finance Akan Menarik Modal dari Industri Laut

Gempa Darat di Tapanuli Utara Karena Sesar Besar Sumatra Bergeser

Inflasi Provinsi Gorontalo Sebesar 4,65 Persen Tertinggi di Indonesia

Wamena Belum Kondusif, Kemenhub Siapkan Kapal Laut Bantu Evakuasi Pengungsi

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.